Eco Action: Nusantara Regas Tanam 2.000 Mangrove dan Aksi Bersih Pantai di Pulau Pramuka
Senin, 12 Agustus 2024 - 18:30 WIB
loading...
Nusantara Regas menggelar Eco Action, sebuah aksi peduli lingkungan dengan kegiatan penanaman 2.000 bibit mangrove dan kegiatan bersih pantai di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Suasana di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu jauh lebih meriah dari hari biasanya pada Rabu (7/8/2024). Hari itu Nusantara Regas menggelar Eco Action, sebuah aksi peduli lingkungan yang dilakukan dengan kegiatan penanaman 2.000 bibit mangrove dan kegiatan bersih pantai di Pulau Pramuka.
Ini merupakan bagian inisiatif Nusantara Regas mendukung perlindungan ekosistem pesisir dan memperkuat kepedulian terhadap lingkungan yang melibatkan 85 relawan yang terdiri dari pekerja Nusantara Regas yang berkolaborasi dengan Komunitas Divers Clean Action (DCA).
Baca juga: Jaga Ekosistem Alam, 1.000 Pohon Mangrove Ditanam di Kepulauan Seribu
Eco Action dijalankan dengan sejumlah rangkaian aksi yakni penanaman mangrove di sekitar pesisir pantai Pulau Pramuka. Berdasarkan riset, Pulau Pramuka mengalami abrasi seluas 0,7 meter per tahun sehingga mengalami banjir rob, deforestasi mangrove, hingga ancaman tenggelamnya pulau yang akan mengancam keberlangsungan hidup 2.203 warga Pulau Pramuka sehingga diperlukan aksi intervensi untuk mencegah hal tersebut memburuk.
“Mangrove punya kemampuan menghasilkan oksigen empat kali lebih banyak dari tanaman biasa sehingga perannya luar biasa menjaga ekosistem. Nah, Kepulauan Seribu adalah area yang dekat dengan lokasi operasi FSRU Nusantara Regas, sehingga kami punya tanggung jawab untuk menjaga kelestarian lingkungan di sini, salah satunya dengan Eco Action,” ujar Direktur Manajemen Risiko Nusantara Regas Ali Azmy.
Ini merupakan bagian inisiatif Nusantara Regas mendukung perlindungan ekosistem pesisir dan memperkuat kepedulian terhadap lingkungan yang melibatkan 85 relawan yang terdiri dari pekerja Nusantara Regas yang berkolaborasi dengan Komunitas Divers Clean Action (DCA).
Baca juga: Jaga Ekosistem Alam, 1.000 Pohon Mangrove Ditanam di Kepulauan Seribu
Eco Action dijalankan dengan sejumlah rangkaian aksi yakni penanaman mangrove di sekitar pesisir pantai Pulau Pramuka. Berdasarkan riset, Pulau Pramuka mengalami abrasi seluas 0,7 meter per tahun sehingga mengalami banjir rob, deforestasi mangrove, hingga ancaman tenggelamnya pulau yang akan mengancam keberlangsungan hidup 2.203 warga Pulau Pramuka sehingga diperlukan aksi intervensi untuk mencegah hal tersebut memburuk.
“Mangrove punya kemampuan menghasilkan oksigen empat kali lebih banyak dari tanaman biasa sehingga perannya luar biasa menjaga ekosistem. Nah, Kepulauan Seribu adalah area yang dekat dengan lokasi operasi FSRU Nusantara Regas, sehingga kami punya tanggung jawab untuk menjaga kelestarian lingkungan di sini, salah satunya dengan Eco Action,” ujar Direktur Manajemen Risiko Nusantara Regas Ali Azmy.
Lihat Juga :