Kasus Ibu Banting Anak hingga Tewas di Jagakarsa, Keluarga Tolak Autopsi
Kamis, 08 Agustus 2024 - 15:49 WIB
loading...
Pemakaman anak yang dianiaya, dibanting oleh ibunya , hingga tewas, di Jagakarsa, Jakarta Selatan. Foto/Tangkapan layar YouTube Official iNews
A
A
A
JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam mengatakan, polisi masih mendalami dugaan kasus ibu rumah tangga, TY membanting anaknya, AK hingga tewas, di Jagakarsa, Jakarta Selatan. Polisi memang mengalami kendala lantaran keluarga korban menolak dilakukannya proses autopsi .
"Informasi dari penyidik, pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi, kemudian dijelaskan penolakan itu di surat pernyataan dari keluarga," ujarnya pada wartawan, Kamis (8/8/2024).
Menurutnya, polisi masih mendalami keterangan saksi-saksi di kasus ibu banting anaknya itu di Jagakarsa. Bahkan, polisi juga akan meminta keterangan dokter hingga pihak rumah sakit tempat anak AK dirawat hingga akhirnya dinyatakan tewas.
"Kemudian akan melakukan pengambilan keterangan ahli dokter yang melakukan visum dari rumah sakit graha permata ibu di Depok," tuturnya.
Baca juga: Polisi Sebut Ibu Banting Anak di Jagakarsa Pernah Alami Gangguan Mental
"Informasi dari penyidik, pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi, kemudian dijelaskan penolakan itu di surat pernyataan dari keluarga," ujarnya pada wartawan, Kamis (8/8/2024).
Menurutnya, polisi masih mendalami keterangan saksi-saksi di kasus ibu banting anaknya itu di Jagakarsa. Bahkan, polisi juga akan meminta keterangan dokter hingga pihak rumah sakit tempat anak AK dirawat hingga akhirnya dinyatakan tewas.
"Kemudian akan melakukan pengambilan keterangan ahli dokter yang melakukan visum dari rumah sakit graha permata ibu di Depok," tuturnya.
Baca juga: Polisi Sebut Ibu Banting Anak di Jagakarsa Pernah Alami Gangguan Mental
Lihat Juga :