alexametrics

Warga Latung Manggarai Barat Panen Puluhan Ton Kedelai di Musim Kering

loading...
Warga Latung Manggarai Barat Panen Puluhan Ton Kedelai di Musim Kering
Petani di Kp Latung, Desa Benteng Dope, Kecamatan Pacar, Manggarai Barat bersama Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Manggarai Barat Anggalus Gapul memanen puluhan ton kedelai di musim kering. Foto iNews TV/YM Antognoni
A+ A-
LABUAN BAJO - Masyarakat petani di Kampung Latung, Desa Benteng Dope, Kecamatan Pacar, Manggarai Barat bersama Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Manggarai Barat (Mabar) Anggalus Gapul memanen puluhan ton kedelai di musim kering, Selasa (13/8/2019) siang. Panen kali ini merupakan panen perdana palawija dengan jenis Varietas Anjasmoro.

"Hari ini Pemerintah Manggarai Barat melalui Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan bersama masyarakat kampung Latung Desa Benteng Dope melakukan panen simbolis kedelai," kata Anggalus Gapul di lokasi panen kedelai Kampung Latung, Desa Benteng Dope, Selasa (13/8/2019) siang.

Dari total 20 hektare lahan yang dipersiapkan warga desa setempat, kata dia, terdapat 18 hektare lahan yang dipanen dengan hasil produksi kedelai sebanyak 26,820 kilogram atau sekitar 26,82 ton.



"Pada prinsipnya pembangunan selalu berpihak pada masyarakat terutama petani. Dalam rangka meningkatkan produktifitas pertanian saat ini terdapat beberapa program pembangunan infrastruktur seperti embung di beberapa desa dan kecamatan. Kendati belum menjawab kebutuhan petani secara umum," ungkap Kadis Anggalus.

Pihaknya tidak menampik bahwa, dari 26,82 ton kedelai yang dipanen secara simbolis dengan lahan seluas 18 hektare saat ini, masih ada 2 hektare lahan warga yang dinyatakan gagal panen. Karena itu, pihaknya berjanji untuk melakukan penanganan sekaligus mempersiapkan pengembangan bibit jenis varietas ini ke sejumlah kelompok dan beberapa desa lainnya.

Kegiatan yang merupakan program pengembangan kedelai di Kecamatan Pacar ini merupakan tindak lanjut dari proses penyerahan sejumlah bibit kedelai Anjasmoro yang diserah terimakan pada pertengahan Mei lalu.

Selain bibit, Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Mabar juga membagikan pupuk organik cair, risobium, pestisida, insektisida, herbisida dan alat semprot.

Untuk diketahui program pengembangan intensifikasi benih kedelai itu terlaksana atas dukungan dana yang bersunber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Manggarai Barat 2019.

Kampung Latung, Desa Benteng Dope Kecamatan Pacar, memiliki dua sumber air irigasi yang selama ini digunakan warga setempat.

Dua Sumber air irigasi itu, yakni Mata Waeng Tuna dan Mata Wae Lengkong Latung dengan kondisi debet air menurun, akibat musim kering yang terjadi selama ini.

Kepala Desa Benteng Dope, Hilarius Jehani menjelaskan, saat ini selain mengandalkan padi dan jagung sebagai produk unggulan di desa itu, varietas kedelai Anjasmoro juga menjadi bagian dari andalan warga Kampung Latung dan sekitarnya.

"Mewakili masyarakat Desa Benteng Dope, saya ucapkan terimakasih kepada pemerintah Kabupaten Manggarai Barat yang sudah sangat membantu kami dengan bibit dan pupuk serta peralatan pertanian, terutama terkait tanaman kedelai yang sudah dipanen warga saat ini," tandas kades Hilarius.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak