Polisi Bongkar Makam Selebgram Korban Malapraktik di Depok untuk Autopsi Hari Ini
Senin, 05 Agustus 2024 - 07:45 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, keluarga ENS wanita muda berusia 30 tahun dari Kota Medan yang diduga meninggal setelah menjalani sedot lemak di Klinik Kecantikan WSJ Kota Depok, sempat menolak dilakukan ekshumasi.
Ekshumasi direncanakan Kapolresta Depok Kombes Pol Arya Perdana untuk menemukan penyebab pasti kematian korban saat sedot lemak di Klinik Kecantikan WSJ di Beji, Kota Depok. Pihaknya bersama dokter forensik akan menuju Kota Medan untuk menggali makam dan melakukan otopsi pada jasad korban.
Mengenai ekshumasi tersebut, paman korban, Efrizal Hasibuan, saat ditemui di pemakaman keluarga di Kelurahan Alur Dua Baru, Kecamatan Sei Lepan, Langkat, menyatakan dengan tegas bahwa keluarga menolak dilakukannya ekshumasi dan autopsi.
"Kami dari pihak keluarga (korban) tidak ada mau melakukan autopsi. Dari di makamkan sampai saat ini tidak ada. Kalau memang mau dilakukan autopsi, kenapa tidak dari awal saja," jelas Efrizal, Jumat, 2 Agustus 2024.
Ekshumasi direncanakan Kapolresta Depok Kombes Pol Arya Perdana untuk menemukan penyebab pasti kematian korban saat sedot lemak di Klinik Kecantikan WSJ di Beji, Kota Depok. Pihaknya bersama dokter forensik akan menuju Kota Medan untuk menggali makam dan melakukan otopsi pada jasad korban.
Mengenai ekshumasi tersebut, paman korban, Efrizal Hasibuan, saat ditemui di pemakaman keluarga di Kelurahan Alur Dua Baru, Kecamatan Sei Lepan, Langkat, menyatakan dengan tegas bahwa keluarga menolak dilakukannya ekshumasi dan autopsi.
"Kami dari pihak keluarga (korban) tidak ada mau melakukan autopsi. Dari di makamkan sampai saat ini tidak ada. Kalau memang mau dilakukan autopsi, kenapa tidak dari awal saja," jelas Efrizal, Jumat, 2 Agustus 2024.
(cip)
Lihat Juga :