Kisah Gayatri, Perempuan di Balik Layar Kejayaan Majapahit yang Tak Pernah Berkuasa

Minggu, 04 Agustus 2024 - 06:13 WIB
loading...
Kisah Gayatri, Perempuan...
Arca Gayatri Rajapatni. Foto/Ist
A A A
Di balik gemilangnya kejayaan Majapahit , ada sosok perempuan yang tak pernah berkuasa langsung namun memiliki peran krusial dalam mengantarkan kerajaan ini ke puncak kemasyhuran. Gayatri, anak terakhir dari Kertanagara Raja Singasari terakhir, adalah istri Raden Wijaya, pendiri Kerajaan Majapahit. Meskipun tak pernah duduk di takhta, Gayatri memainkan peran penting dalam membimbing dan mempersiapkan penerus kepemimpinan yang membawa Majapahit mencapai masa keemasannya.

Bagaimana bisa hal itu terjadi? Gayatri dikenal sebagai mentor bagi anaknya, Tribhuwana Tunggadewi, dan Mahapatih Majapahit yang legendaris, Gajah Mada. Selain itu, ia juga mempersiapkan cucunya, Hayam Wuruk, untuk menjadi pemimpin yang bijaksana. Di masa pemerintahan Hayam Wuruk, Majapahit mencapai puncak kejayaannya, meskipun Gayatri tak sempat menyaksikan cucunya bertahta karena wafat terlebih dahulu.

Tribhuwana Tunggadewi, yang merasa tak berhak lagi memerintah setelah kepergian ibunya, memutuskan untuk menyerahkan takhta kepada Hayam Wuruk. Sebelum mundur, Tribhuwana, dengan bimbingan Gayatri, berhasil membawa Majapahit ke arah kejayaan. Gayatri, yang dikenal dengan julukan Rajapatni, adalah sosok yang cantik tidak hanya secara paras, tetapi juga dari sisi intelektual dan kemampuan.

Baca Juga: Kisah Arca Gayatri, Sebuah Warisan Abadi Kerajaan Majapahit

Mpu Prapanca, pujangga terkenal dari masa Majapahit, mendeskripsikan Gayatri sebagai perempuan spesial yang memiliki kecakapan dalam memutuskan kebijakan pemerintahan. Gayatri juga menjadi penasihat utama dalam pemerintahan Tribhuwana, dan peran pentingnya terlihat dalam pengangkatan Gajah Mada sebagai Mahapatih. Keputusan-keputusan kenegaraan sering kali merupakan hasil kolaborasi antara Tribhuwana dan Gajah Mada, yang keduanya mendapat bimbingan dari Gayatri.

Gayatri dikenal sangat cermat dalam setiap langkah yang diambilnya. Meskipun tidak berkuasa secara langsung, ia selalu memastikan keputusan yang diambil tepat dan bijaksana. Setelah Tribhuwana Tunggadewi mundur dan menyerahkan takhta kepada Hayam Wuruk, Gayatri terus membimbingnya hingga Hayam Wuruk menjadi salah satu raja terbesar dalam sejarah Majapahit.

Sebagai bentuk penghormatan kepada Gayatri, Hayam Wuruk menggelar upacara besar-besaran yang disebut upacara Srada. Seluruh pegawai istana, pemuka kerajaan, rakyat, dan raja-raja dari berbagai negeri berkumpul di Majapahit untuk menghadiri upacara tersebut. Kecintaan rakyat terhadap Gayatri terlihat begitu besar, meskipun ia bukanlah ratu atau raja. Peranannya yang besar dalam mengantarkan Majapahit ke puncak kejayaan tetap dikenang dan dihormati oleh banyak pihak.

Gayatri adalah bukti nyata bahwa kekuasaan bukanlah satu-satunya cara untuk mempengaruhi dan mengarahkan jalannya sejarah. Meskipun berada di balik layar, ia adalah sosok yang sangat berpengaruh dalam membesarkan Majapahit, terutama setelah wafatnya suaminya, Prabu Kertarajasa atau Raden Wijaya. Gayatri adalah perempuan yang membuktikan bahwa kebijaksanaan, kecerdasan, dan kepemimpinan bisa ditemukan di mana saja, bahkan dari balik layar.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka: Dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Urgensi Indonesia Maritime...
Urgensi Indonesia Maritime Policy
Rekomendasi
Penerbitan Panda Bond...
Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Jadwal Lengkap MotoGP...
Jadwal Lengkap MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen, Streaming VISION+
Berita Terkini
Dishub DKI Siapkan Rekayasa...
Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Bundaran HI saat Malam Puncak HUT ke-499 Jakarta
Rekam Jejak Taufik Hidayat,...
Rekam Jejak Taufik Hidayat, Pernah Lakukan Penganiayaan dan Kasus Penggelapan Motor
Benahi Tata Kelola MBG,...
Benahi Tata Kelola MBG, Tindakan BGN Tutup Ratusan Dapur Fiktif Diapresiasi
Perputaran Uang Judi...
Perputaran Uang Judi Online Hayam Wuruk Capai Belasan Triliun
Tak Hanya 287 WNA, 4...
Tak Hanya 287 WNA, 4 WNI Turut Jadi Tersangka Judol Hayam Wuruk
Kaesang Saksikan Pelantikan...
Kaesang Saksikan Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji Lampung
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved