Empat BEM Jakarta dan Banten Deklarasi Perang Terhadap Judi Online
Jum'at, 02 Agustus 2024 - 17:10 WIB
loading...
Empat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari kampus ternama di Jakarta dan Banten deklarasi perang terhadap judi online. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Perang terhadap judi online (judol) dideklarasikan empat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari kampus ternama. Pasalnya, judi online telah merusak moral kebangsaan dan mengancam masa depan generasi muda Indonesia.
Keempat BEM tersebut yakni, BEM Universitas Indonesia (UI), BEM Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ), BEM Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, dan BEM Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) di Ballroom JS Luwansa Hotel, Jakarta.
"Judi online adalah ancaman nyata bagi masa depan anak bangsa. Praktik ini mengikis intelektualitas kaum terdidik dan merusak integritas moral penerus bangsa," tegas Ketua BEM UI Verrel Uziel, Jumat (2/8/2024).
Baca juga: Berantas Judi Online, Kominfo Tutup 3 Situs VPN Gratis
Senada, Ketua BEM Untirta Gymnastiar menilai, judi online memberikan regresi terhadap intelektualitas, memicu ketergantungan, dan menjerumuskan mahasiswa dalam lingkaran bahaya. “Kami tidak akan membiarkan judi online merampas mimpi dan harapan generasi penerus bangsa,” timpalnya.
Menurut Gymnastiar, gerakan ini berkomitmen untuk melibas praktik-praktik judi online demi mencapai Indonesia Emas 2045. Para mahasiswa akan menyuarakan dan membumikan edukasi tentang bahaya judi online, serta mendorong negara untuk memperketat regulasi dan penegakan hukum terhadap pelaku judi online.
Baca juga: Polda Metro Jaya Tangkap 66 Orang terkait Judi Online dari Pemilik Situs hingga Admin
Keempat BEM tersebut yakni, BEM Universitas Indonesia (UI), BEM Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ), BEM Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, dan BEM Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) di Ballroom JS Luwansa Hotel, Jakarta.
"Judi online adalah ancaman nyata bagi masa depan anak bangsa. Praktik ini mengikis intelektualitas kaum terdidik dan merusak integritas moral penerus bangsa," tegas Ketua BEM UI Verrel Uziel, Jumat (2/8/2024).
Baca juga: Berantas Judi Online, Kominfo Tutup 3 Situs VPN Gratis
Senada, Ketua BEM Untirta Gymnastiar menilai, judi online memberikan regresi terhadap intelektualitas, memicu ketergantungan, dan menjerumuskan mahasiswa dalam lingkaran bahaya. “Kami tidak akan membiarkan judi online merampas mimpi dan harapan generasi penerus bangsa,” timpalnya.
Menurut Gymnastiar, gerakan ini berkomitmen untuk melibas praktik-praktik judi online demi mencapai Indonesia Emas 2045. Para mahasiswa akan menyuarakan dan membumikan edukasi tentang bahaya judi online, serta mendorong negara untuk memperketat regulasi dan penegakan hukum terhadap pelaku judi online.
Baca juga: Polda Metro Jaya Tangkap 66 Orang terkait Judi Online dari Pemilik Situs hingga Admin
Lihat Juga :