Pembunuhan Terhadap Bos Pelayaran Sempat Alami Kegagalan

Senin, 24 Agustus 2020 - 19:03 WIB
loading...
Pembunuhan Terhadap...
Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana menyebut pembunuhan terhadap S di Kelapa Gading, Jakarta Utara, sempat mengalami kegagalan.Foto/SINDOnews/Dok
A A A
JAKARTA - Para tersangka kasus penembakan terhadap bos pelayaran berinisial S di Kelapa Gading, Jakarta Utara beberapa waktu lalu punya dua rencana pembunuhan. Adapun rencana pertama gagal dijalankan pelaku, sehingga korban pun diputuskan dibunuh dengan cara ditembak.

Kapolda Metro Jaya , Irjen Nana Sudjana mengatakan, NL selaku otak pembunuhan bos pelayaran itu sudah dua kali menghubungi suami sirihnya, R alias MM untuk menghabisi nyawa korban. Hanya saja R alias MM baru menanggapinya pada 4 Agustus 2020 lalu. R lalu mengubungi sejumlah rekannya untuk membuat perencanaan pembunuhan terhadap korban.

Menurutnya, perencanaan pembunuhan itu dilakukan sebanyak lima kali di antaranya dilakukan di Hotel Ciputra, Cibubur pada 9 Agustus 2020 lalu. Keesokan harinya pelaku berpura-pura menjadi petugas pajak dari wilayah Jakarta Utara dan menghubungi korban untuk meminta bertemu membahas persoalan pajak itu.

"Rencananya nanti korban dibawa ke mobil dan di mobil itulah dieksekusi, tapi ternyata korban tidak mau sehingga rencananya itu gagal," kata Nana kepada wartawan, Senin (24/8/2020). (Baca: Karyawati Bos Pelayaran Bayar Rp200 Juta untuk Pembunuh Bayaran)

Para pelaku, lanjut Nana, lantas kembali ke hotel untuk membahas rencana pembunuhan berikutnya hingga akhirnya diputuskan korban bakal dibunuh dengan cara ditembak. Pelaku DM yang saat itu ada di Bangka Belitung lalu dihubungi untuk menjadi eksekutor penembakan.

DM yang merasa masih memiliki hubungan kekerabatan dengan orangtua NL itu lantas menyanggupi dan berangkatlah DM ke Jakarta pada 12 Agustus 2020 lalu. Setelah DM tiba di Jakarta, segala macam persiapan pun dilakukan, mulai dari menyiapkan senjata api, jaket dan helm ojol sebagai penyamaran, serta motor.

"Pada 13 Agustus 2020 kemarin, DM bersama joki, SY menuju lokasi kejadian. DM menunggu di depan Ruko Royal Gading Square Kelapa Gading sejak pagi, siang baru berpapasan dengan korban. Dan setelah dipastikan itu korban, dia tembak korban dari jarak dekat," tuturnya.

Total ada lima tembakan yang dikeluarkan DM pada korban, tapi hanya tiga peluru yang mengenai korban hingga membuatnya tewas seketika. Pascapenembakan, para pelaku kembali berkumpul di kawasan Tangerang hingga akhirnya mereka kembali pulang ke kampung halamannya di Lampung.

"DM ini orang sipil, dia tak punya kemampuan menembak sehingga sebelum hari H eksekusi dia belajar menembak dahulu. Sewaktu menembak pun dilakukan dari jarak dekat agar bisa mengenai korban," terangnya.

Dia menambahkan, terkait senjata api yang dipakai DM, itu sudah disiapkan oleh AJ. Sedangkan AJ mendapatkan senpi ilegal itu dari seseorang berinisial TH, yang mana dibelinya sejak tahun 2012 silam diduga sebagai koleksi seharga Rp20 juta berikut 43 butir pelurunya.

"Sejauh ini, 12 tersangka yang terlibat dalam kasus pembunuhan berencana itu baru pertama kalinya melakukan itu, tak ada catatan mereka ini residivis, sama halnya dengan DM selaku eksekutor. Mereka mau mengikuti permintaan NL karena didasari rasa kekerabatan saja, sama-sama menyegani orang tua NL," ucapnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Roy Suryo Pertanyakan...
Roy Suryo Pertanyakan Legal Standing Ade Darmawan di Kasus Ijazah Jokowi
Roy Suryo Laporkan Lechumanan...
Roy Suryo Laporkan Lechumanan dan Rismon Sianipar, Ade Darmawan: Berarti Dia Ngajak Perang
Thariq Halilintar dan...
Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Terkait Kasus Hanania Travel
Rekomendasi
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Berita Terkini
Polisi Harus Usut Mendalam...
Polisi Harus Usut Mendalam Korban Perundungan dan Tersengat Listrik di Jakpus
Sejumlah GOR di Jakarta...
Sejumlah GOR di Jakarta Disiapkan untuk Warga Nobar Piala Dunia 2026
Digitalisasi Perlinsos...
Digitalisasi Perlinsos Disambut Antusias di Surabaya, Komdigi Pastikan Warga Berhak Tak Terlewat Bantuan
Alasan TNI Kerahkan...
Alasan TNI Kerahkan Prajurit saat Aksi Mahasiswa di Jakpus: Permintaan Membantu
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Gempa M5,2 Guncang Pulau...
Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut
Infografis
Bos Shin Bet Israel...
Bos Shin Bet Israel Yakin akan Berdirinya Negara Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved