Tujuh Brand Parfum Binaan AMANAH Aceh Dipamerkan di Muffest 2024 Jakarta
Rabu, 31 Juli 2024 - 11:16 WIB
loading...
Tujuh brand produk turunan Nilam binaan AMANAH akan berpartisipasi pada Muffest di Istora Senayan Jakarta, 8-11 Agustus 2024. Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
BANDA ACEH - Tujuh brand produk turunan Nilam akan berpartisipasi pada Muslim Fashion Festival ( Muffest ) di Istora Senayan Jakarta, 8-11 Agustus 2024. Brand parfum buatan generasi muda Aceh itu merupakan hasil pembinaan program Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH).
“Kalau untuk saya pribadi, tujuannya untuk mencari ilmu karena ilmu itu susah untuk berbaginya. Jadi, bagi saya, dengan mengikuti acara AMANAH ini, banyak ilmu yang saya dapatkan,” kata salah seorang pembuat parfum yang berpartisipasi, Herdiansyah, Selasa (30/7/2024). Baca juga: Difasilitasi AMANAH, 7 Brand Mulai Produksi Parfum Khas Aceh dari Minyak Nilam
Untuk acara tersebut, ia bersama timnya yang bernama Nilsme membuat parfum yang mengangkat ciri khas Aceh. Salah satunya, dengan menggunakan unsur minyak nilam (patchouli) sebagai bahan baku utama.
Minyak nilam asal Aceh dinilai memiliki potensi besar karena banyak diproduksi oleh petani lokal. Selain itu, kualitasnya juga diakui tidak kalah dibandingkan dengan minyak nilam yang diproduksi di daerah lain di Indonesia.
Namun, Herdiansyah mengakui proses pembuatan parfumnya sempat terkendala jarak tempat tinggal para anggota timnya yang berjauhan. Meskipun demikian, kendala tersebut akhirnya bisa disiasati oleh sebagian anggota yang hadir di tempat produksi.
“Kesulitannya, karena kami berasal dari daerah yang berbeda. Ketika ada acara seperti ini susah untuk kawan-kawan pergi. Jadi, sebenarnya kelompok kami ini ada tujuh orang, yang hadir tadi hanya tiga orang,” tuturnya.
Proses produksi parfum dilakukan setelah mereka mengikuti kelas khusus yang diisi instruktur parfum bersertifikat internasional beberapa waktu lalu. Materi yang diperoleh menjadi modal berharga untuk membuat parfum berkualitas dan bernilai jual tinggi.
“Kalau untuk saya pribadi, tujuannya untuk mencari ilmu karena ilmu itu susah untuk berbaginya. Jadi, bagi saya, dengan mengikuti acara AMANAH ini, banyak ilmu yang saya dapatkan,” kata salah seorang pembuat parfum yang berpartisipasi, Herdiansyah, Selasa (30/7/2024). Baca juga: Difasilitasi AMANAH, 7 Brand Mulai Produksi Parfum Khas Aceh dari Minyak Nilam
Untuk acara tersebut, ia bersama timnya yang bernama Nilsme membuat parfum yang mengangkat ciri khas Aceh. Salah satunya, dengan menggunakan unsur minyak nilam (patchouli) sebagai bahan baku utama.
Minyak nilam asal Aceh dinilai memiliki potensi besar karena banyak diproduksi oleh petani lokal. Selain itu, kualitasnya juga diakui tidak kalah dibandingkan dengan minyak nilam yang diproduksi di daerah lain di Indonesia.
Namun, Herdiansyah mengakui proses pembuatan parfumnya sempat terkendala jarak tempat tinggal para anggota timnya yang berjauhan. Meskipun demikian, kendala tersebut akhirnya bisa disiasati oleh sebagian anggota yang hadir di tempat produksi.
“Kesulitannya, karena kami berasal dari daerah yang berbeda. Ketika ada acara seperti ini susah untuk kawan-kawan pergi. Jadi, sebenarnya kelompok kami ini ada tujuh orang, yang hadir tadi hanya tiga orang,” tuturnya.
Proses produksi parfum dilakukan setelah mereka mengikuti kelas khusus yang diisi instruktur parfum bersertifikat internasional beberapa waktu lalu. Materi yang diperoleh menjadi modal berharga untuk membuat parfum berkualitas dan bernilai jual tinggi.
Lihat Juga :