Izin Klinik di Depok yang Tewaskan Wanita Muda Baru Terbit 3 Hari Sebelum Kejadian

Selasa, 30 Juli 2024 - 18:52 WIB
loading...
Izin Klinik di Depok...
Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Mary Liziawati memberikan keterangan terkait izin klinik WSJ Beauty di Kantor Dinkes Depok, Selasa (30/7/2024). Foto: SINDOnews/Muhammad Refi Sandi
A A A
DEPOK - Izin klinik WSJ Beauty di Depok yang tewaskan wanita muda berinisial ENS (30) ternyata baru terbit sebelum kejadian. Izin WSJ Beauty sebagai klinik pratama terbit pada Jumat, 19 Juli 2024, sedangkan kematian ENS yang diduga karena malapraktik terjadi pada Senin (22/7/2024).

“Izin klinik atau sertifikat standar sudah dikeluarkan DPMPTSP Depok tertanggal 19 Juli 2024. Kalau ditanyakan sudah ada izin kliniknya atau belum? Ada yang menanyakan izinnya salon atau klinik? Saya sampaikan izinnya berupa klinik kalau dalam izin atau sertifikat standar tidak disebutkan klinik kecantikan," ujar Kepala Dinas Kesehatan Depok Mary Liziawati di Kantor Dinkes Depok, Selasa (30/7/2024).

Baca juga: Wanita Tewas usai Sedot Lemak di Klinik Depok, Polisi: Korban Ditangani 1 Dokter dan 2 Perawat

Kenapa izinnya disebut klinik pratama? Menurut dia, klinik pratama melakukan layanan oleh dokter umum ketika pengurusan proses perizinan memang dari pihak klinik menyertakan sertifikat pelatihan-pelatihan estetika sehingga dalam rincian teknis klinik ini bisa melakukan pelayanan estetika.

“Banyak yang bilang klinik kecantikan karena memang dokter penanggung jawab dan pelaksana mempunyai atau melampirkan sertifikat estetika," ucapnya.

Klinik telah mengajukan izin sejak Desember 2023 melalui sistem OSS DPMPTSP Kota Depok. Sebagai informasi, kematian selebgram ENS diduga malapraktik ini tengah diselidiki Polres Metro Depok dengan memanggil sejumlah saksi baik dari pihak klinik hingga dokter yang menangani.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Rekomendasi
Mayjen TNI (Purn) Prihati...
Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito Uji Disertasi Doktor Johan Akbari di Universitas Bhayangkara
Raih Doktor di Unair,...
Raih Doktor di Unair, Pangi Chaniago Tawarkan Model Baru Jelaskan Split Ticket Voting di Indonesia
Belajar dari Negara...
Belajar dari Negara Lain, Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Rugikan Media, Industri, dan Masyarakat
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
Infografis
Ini Tersangka Serangan...
Ini Tersangka Serangan Mobil yang Tewaskan 15 Orang di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved