Seleksi Beasiswa Prestasi S1 PHR Masuk Tahap Akhir, 25 Siswa Lolos
Senin, 29 Juli 2024 - 19:01 WIB
loading...
A
A
A
Pada seleksi tahap FGD, masing-masing peserta diberikan kesempatan untuk mengemukakan pendapat atas isu atau topik dari fasilitator. Peserta juga dapat menyatakan sanggahan atupun setuju atas pendapat peserta lainnya dengan memperhatikan tata cara penyampaian yang logis, berdasar, dan sopan.
Pewawancara mengamati peserta dalam menyampaikan pendapat berdasarkan aspek penyampaian yang diberikan secara runtut dan sistematis, menggunakan landasasan berpikir yang logis dan sopan. Kemudian penguasaan materi, keaktifan berdiskusi dan sikap peserta saat berdiskusi.
“Dari sini kita bisa melihat potensi anak-anak Riau. Mereka mampu menyampaikan pendapat dan pemikiran cerdasnya menyikapi suatu isu yang diajukan fasilitator secara runtut dan terukur,” tuturnya.
Sejak dibuka pada 30 Mei 2024, Program Beasiswa Prestasi PHR Tahun 2024 disambut antusias siswa. Hingga batas waktu pendaftaran 20 Juni 2024, tercatat sebanyak 808 pendaftar yang berasal dari tujuh kabupaten/kota di Riau.
Program Beasiswa Prestasi PHR telah memasuki sejumlah tahap seleksi. Proses seleksi berlangsung ketat dan terbuka. Seleksi administrasi dilakukan dengan sistem perangkingan berdasarkan dua parameter penilaian akademik dan non akademik.
Penilaian akademik ditarik dari nilai rapor yang diinput dari semester satu sampai dengan semester lima. Sementara penilaian nilai prestasi non akademik dilakukan berdasarkan skoring pada tahapan verifikasi dan validasi sertifikat.
Dilanjutkan dengan verifikasi dan validasi dokumen yakni nilai rapor diinput dalam sistem aplikasi beasiswa. Lalu kartu keluarga yang berdomisili di Riau, KTP dan sertifikat akademik dan non akademik.
Pewawancara mengamati peserta dalam menyampaikan pendapat berdasarkan aspek penyampaian yang diberikan secara runtut dan sistematis, menggunakan landasasan berpikir yang logis dan sopan. Kemudian penguasaan materi, keaktifan berdiskusi dan sikap peserta saat berdiskusi.
“Dari sini kita bisa melihat potensi anak-anak Riau. Mereka mampu menyampaikan pendapat dan pemikiran cerdasnya menyikapi suatu isu yang diajukan fasilitator secara runtut dan terukur,” tuturnya.
Sejak dibuka pada 30 Mei 2024, Program Beasiswa Prestasi PHR Tahun 2024 disambut antusias siswa. Hingga batas waktu pendaftaran 20 Juni 2024, tercatat sebanyak 808 pendaftar yang berasal dari tujuh kabupaten/kota di Riau.
Program Beasiswa Prestasi PHR telah memasuki sejumlah tahap seleksi. Proses seleksi berlangsung ketat dan terbuka. Seleksi administrasi dilakukan dengan sistem perangkingan berdasarkan dua parameter penilaian akademik dan non akademik.
Penilaian akademik ditarik dari nilai rapor yang diinput dari semester satu sampai dengan semester lima. Sementara penilaian nilai prestasi non akademik dilakukan berdasarkan skoring pada tahapan verifikasi dan validasi sertifikat.
Dilanjutkan dengan verifikasi dan validasi dokumen yakni nilai rapor diinput dalam sistem aplikasi beasiswa. Lalu kartu keluarga yang berdomisili di Riau, KTP dan sertifikat akademik dan non akademik.
Lihat Juga :