alexametrics

Ini Identitas Lima Korban Tewas Dampak Gempa Halmahera Selatan

loading...
Ini Identitas Lima Korban Tewas Dampak Gempa Halmahera Selatan
Data BPBD Provinsi Maluku Utara per 17 Juli 2019 mencatat korban meninggal dunia akibat gempa bumi magnitudo 7,2 berjumlah lima jiwa. Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
HALMAHERA SELATAN - Data BPBD Provinsi Maluku Utara per 17 Juli 2019 mencatat 13.250 KK atau 53.076 jiwa mengungsi dan tersebar di 10 kecamatan. Sedangkan korban luka berat tercatat ada 32 orang dan luka ringan 97 orang.

Terkait dengan korban meninggal dunia (MD), sebelumnya diberitakan berjumlah 6 orang, BNPB telah melakukan konfirmasi dengan posko terhadap kepastian jumlah korban tersebut. “Hasil konfirmasi menyebutkan ada satu korban dengan dua nama yang berbeda,” kata Plh Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo, melalui keterangan tertulis yang diterima SINDOnews.

Setelah selesai pendataan ulang, identitas lima korban meninggal dunia sebagai berikut.
1. Saimah Mustafa (P/90), warga Desa Nyofifi, Bacan Timur, Halmahera Selatan.
2. Asfar Mukmat (L/25), warga Desa Gane Dalam, Gane Barat Selatan, Halmahera Selatan.
3. Aina Amin (P/58), warga Desa Gane Luar, Gane Timur Selatan, Halmahera Selatan.
4. Biji Siang Kale (P/63), warga Desa Gane Luar, Gane Timur Selatan, Halmahera Selatan.
5. Sagaf Girato (L/50), warga Desa Yomen, Jorongga, Halmahera Selatan.



Guncangan gempa dengan magnitudo 7,2 pada Minggu 14 Juli 2019 sore dirasakan warga di beberapa wilayah. Gempa dengan kedalaman 10 Km terukur dengan indikator MMI berskala II hingga V. Goncangan kuat sebesar V MMI di daerah Obi, III MMI di Labuha, II - III MMI di Manado dan Ambon, dan II MMI di wilayah Ternate, Namlea, Gorontalo, Raja Ampat, Sorong, dan Bolaang Mongondow.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak