Kasus Tewasnya Bocah Afif Maulana, Polisi Periksa 79 Orang Saksi

Selasa, 23 Juli 2024 - 14:39 WIB
loading...
Kasus Tewasnya Bocah...
Sebanyak 79 saksi telah diperiksa terkait kasus tewasnya bocah Afif Maulana yang ditemukan mengambang di bawah Jembatan Kuranji, Padang, Sumatera Barat. Foto/SINDOnews/Rus Akbar
A A A
PADANG - Kasus tewasnya Afif Maulana (13) yang ditemukan mengambang di bawah Jembatan Kuranji, Padang, Sumatera Barat sampai saat ini masih tahap penyelidikan. Jasad Afif ditemukan 13 jam usai penangkapan 18 orang yang diduga hendak tawuran pada Minggu (9/6/2024) lalu.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Dwi Sulistyawan, menjelaskan pertama yaitu penyelidikan terkait dengan kasus penemuan mayat di bawah Jembatan Kuranji sampai saat ini Polresta Padang sudah melakukan pemeriksaan puluhan saksi.

Baca juga: Demi Ungkap Penyebab Kematian, Keluarga Siap Bongkar Makam Afif Maulana

“Saksi sebanyak 79 saksi orang terdiri dari 35 anggota Polda, kemudian 13 anggota Polsek, kemudian 16 ini dari pelaku yang mau tawuran, kemudian 13 saksi dari masyarakat umum, selanjutnya 2 saksi dari saksi ahli yang satu ahli forensik yang satu ahli IT. Jadi 79 itu update penemuan mayat,” katanya, Selasa (23/7/2024).

Kasus kedua, pelanggaran disiplin saat membawa 18 orang mau tawuran ke Polsek Kuranji, kata Dwi, sudah memeriksa 44 orang anggota Polri, dari jumlah tersebut 17 yang terindikasi melakukan pelanggaran disiplin.



“Ini berdasarkan pengakuan dari polisi itu sendiri pengakuan jadi masih seperti yang lalu hanya dari keterangan saksi-saksi ini rekan-rekan kita masih perlu pendalaman,” ujarnya.

Saat ini kata Dwi, baru tiga orang diberikan kuasa dari LBH Padang, dua orang saksi korban satu direktur LBH. Sedangkan teman-teman lainnya yang saat itu ditangkap belum memberikan surat kuasa kepada LBH Padang dan belum ada yang melapor.

Baca juga: Kasus Tewasnya Afif Maulana, IPW Minta Kapolda Sumbar Nonaktifkan Direktur Sabhara

Dia menjelaskan, yang melapor yang di bawah kendali LBH Padang ini 3. Selebihnya belum ada yang melapor.

"Tentu kita dalam melakukan penyelidikan kepada anggota tentu kurang kepastian, ketika tidak ada yang melapor dari awal sudah disebutkan oleh bapak Kapolda kita baru punya subjek, objeknya belum ada," ujarnya.

"Dari yang 18 kita amankan itu baru 3 yang melapor berdasarkan surat kuasa, selebihnya belum melapor sehingga karena baru dari kepolisian yang mengaku ya, setelah dilakukan pemeriksa tentunya nggak bisa berjalan pemberkasan,” sambungnya.

Dwi menambahkan, pihaknya tidak menutup kasus ini, jika ada yang mengadu dan merasa dirugikan, silahkan melapor.

"Sampai sekarang tidak ada, baru tiga aja itu juga dan diantar LBH, padahal kita dari awal sudah jemput bola, kita mengulang-ulangi terus, kita ingin cepat masalahnya tuntas, kita cepat masalahnya jadi dari awal sudah jelas, kita jemput bola, tapi kalau nggak ada objeknya terus gimana,” ujarnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Marak Risiko Aktivitas...
Marak Risiko Aktivitas Digital, HGI dan Polda Sumbar Gelar Literasi Digital
Perempuan Dikejar dan...
Perempuan Dikejar dan Diduga Dianiaya saat Akan Bersaksi di Persidangan
Daftar Lengkap 36 Saksi...
Daftar Lengkap 36 Saksi yang Diperiksa Polisi terkait Tabrakan Kereta di Bekasi Timur
Potongan Tangan dan...
Potongan Tangan dan Kaki Mayat Pria Dalam Freezer di Bekasi Ditemukan di Bogor
2 Pelaku Simpan Mayat...
2 Pelaku Simpan Mayat Korban Mutilasi di Bekasi Dalam Freezer, Tanpa Tangan dan Kaki
Penemuan Mayat Dalam...
Penemuan Mayat Dalam Freezer di Bekasi, 2 Pelaku Pembunuhan Ditangkap
Sidang Gugatan Muktamar...
Sidang Gugatan Muktamar PPP, Saksi Tergugat Dinilai Tidak Konsisten
Lengkapi Berkas Perkara...
Lengkapi Berkas Perkara Tersangka Anwar Sadad, KPK Periksa 6 Saksi
Dandenma Bais TNI Bantah...
Dandenma Bais TNI Bantah Ada Perintah Atas Aksi Terdakwa Siram Andrie Yunus
Rekomendasi
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Berita Terkini
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Jelang Eksekusi Hotel...
Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Spanduk Penolakan hingga Kawat Berduri Terpasang di Sekitar Lokasi
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved