Massa Demo BEM SI Dipukul Mundur Polisi
Senin, 22 Juli 2024 - 19:58 WIB
loading...
Massa BEM SI berunjuk rasa 10 tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (22/7/2024) petang. FOTO/MPI/IRFAN MARUF
A
A
A
JAKARTA - Massa Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia ( BEM SI ) dipukul mundur oleh polisi dalam aksi unjuk rasa 10 tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (22/7/2024). Mahasiswa menyampaikan 12 tuntutan, salah satunya terkait penolakan dwifungsi TNI-Polri.
Berdasarkan pantauan di lokasi, massa awalnya mencoba menarik barikade beton dan berhasil menjatuhkan satu beton. Mereka kemudian membakar satu ban dan spanduk.
Polisi memberikan imbauan agar massa aksi membubarkan diri karena telah melewati waktu yang telah ditentukan. Selanjutnya, polisi langsung menyemprotkan air menggunakan water cannon. Dilanjutkan dengan memukul mundur perlahan massa demonstran.
Baca juga: 12 Tuntutan Aliansi BEM SI dalam Aksi di Istana Merdeka
Dalam aksi ini, Koordinator Pusat BEM SI, Herianto meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) menemui mahasiswa yang berunjuk rasa. Sebanyak 12 tuntutan itu merupakan evaluasi untuk pemerintah Presiden Jokowi yang sudah berlangsung 10 tahun.
Sebanyak 12 tuntutan itu merupakan hasil dari rakernas selama satu pekan itu ada di SSemarang. Kemudian, hasil.keputusan mentampaikan tuntutan dilakukan pada hari kerja.
"Maka kami ambil hari kerja agar gerakan ini benar-benar diperhatikan bukan hanya untuk pemerintah, tapi orang-orang di jalan masyarakat juga," kata Herianto kepada wartawan di Patung Kuda, Senin (22/7/2024).
Berdasarkan pantauan di lokasi, massa awalnya mencoba menarik barikade beton dan berhasil menjatuhkan satu beton. Mereka kemudian membakar satu ban dan spanduk.
Polisi memberikan imbauan agar massa aksi membubarkan diri karena telah melewati waktu yang telah ditentukan. Selanjutnya, polisi langsung menyemprotkan air menggunakan water cannon. Dilanjutkan dengan memukul mundur perlahan massa demonstran.
Baca juga: 12 Tuntutan Aliansi BEM SI dalam Aksi di Istana Merdeka
Dalam aksi ini, Koordinator Pusat BEM SI, Herianto meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) menemui mahasiswa yang berunjuk rasa. Sebanyak 12 tuntutan itu merupakan evaluasi untuk pemerintah Presiden Jokowi yang sudah berlangsung 10 tahun.
Sebanyak 12 tuntutan itu merupakan hasil dari rakernas selama satu pekan itu ada di SSemarang. Kemudian, hasil.keputusan mentampaikan tuntutan dilakukan pada hari kerja.
"Maka kami ambil hari kerja agar gerakan ini benar-benar diperhatikan bukan hanya untuk pemerintah, tapi orang-orang di jalan masyarakat juga," kata Herianto kepada wartawan di Patung Kuda, Senin (22/7/2024).
Lihat Juga :