11.925 UMKM Terima Bantuan Modal dari Pusat
Senin, 24 Agustus 2020 - 00:43 WIB
loading...
Foto ilustrsi
A
A
A
MAKASSAR - Sebanyak 11.925 unit usaha di Sulawesi Selatan (Sulsel) bakal menerima dana lewat program bantuan produktif bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang secara simbolis akan mulai disalurkan serentak mulai hari ini.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulsel, Abdul Malik Faisal mengemukakan, bantuan ini merupakan program pemerintah pusat. Bantuan modal yang kepada pengusaha kecil sebagai upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19.
"Jadi sekarang ini untuk tahap pertama kita dapat 11.925 unit usaha. Hampir 12ribu usahalah. Nah itu nanti hari Senin (hari ini) di-launching untuk penyalurannya. Saya diundang untuk hadir di BRI Tamalanrea," papar Malik yang dihubungi KORAN SINDO, kemarin. (Baca: Waspadai Potensi Penyelewengan Anggaran Bantuan Tak Terduga COVID-19)
Dari program ini tiap UMKM mendapat bantuan hibah modal kerja senilai Rp2,4 juta yang disalurkan langsung ke rekening penerima. Bantuan inipun akan diberikan secara bertahap, setelah verifikasi oleh pusat melalui Kementerian Koperasi.
Malik menyebutkan, pihaknya sudah mengirimkan data sebanyak 75.000 UMKM di Sulsel yang diusulkan mendapatkan bantuan ini. Hanya saja, baru 11.925 yang divalidasi untuk penyaluran tahap awal. Diketahui, ada kriteria bagi pelaku usaha yang menerima bantuan ini. Salah satunya, UMKM yang belum pernah atau sedang menerima pinjaman dari perbankan.
"Itu yang sudah divalidasi oleh Kementerian Koperasi. Makanya baru itu disalurkan. Tapi kalau data dari dinas kita itu 75.000 UMKM yang dari kabupaten/kota yang kita himpun diusulkan. Itu yang clear by name by address," beber dia.
Kendati begitu, Malik melanjutkan, pihaknya masih akan mengusulkan unit usaha lain yang belum sempat didata. Apalagi kuota nasional yang diberikan untuk penerima bantuan ini masih cukup besar. Secara nasional diberikan kepada 12 juta UMKM. (Baca: Bantuan Covid-19 di Sulsel Terus Mengalir Bikin APBD Tak Terlalu Terbebani)
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulsel, Abdul Malik Faisal mengemukakan, bantuan ini merupakan program pemerintah pusat. Bantuan modal yang kepada pengusaha kecil sebagai upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19.
"Jadi sekarang ini untuk tahap pertama kita dapat 11.925 unit usaha. Hampir 12ribu usahalah. Nah itu nanti hari Senin (hari ini) di-launching untuk penyalurannya. Saya diundang untuk hadir di BRI Tamalanrea," papar Malik yang dihubungi KORAN SINDO, kemarin. (Baca: Waspadai Potensi Penyelewengan Anggaran Bantuan Tak Terduga COVID-19)
Dari program ini tiap UMKM mendapat bantuan hibah modal kerja senilai Rp2,4 juta yang disalurkan langsung ke rekening penerima. Bantuan inipun akan diberikan secara bertahap, setelah verifikasi oleh pusat melalui Kementerian Koperasi.
Malik menyebutkan, pihaknya sudah mengirimkan data sebanyak 75.000 UMKM di Sulsel yang diusulkan mendapatkan bantuan ini. Hanya saja, baru 11.925 yang divalidasi untuk penyaluran tahap awal. Diketahui, ada kriteria bagi pelaku usaha yang menerima bantuan ini. Salah satunya, UMKM yang belum pernah atau sedang menerima pinjaman dari perbankan.
"Itu yang sudah divalidasi oleh Kementerian Koperasi. Makanya baru itu disalurkan. Tapi kalau data dari dinas kita itu 75.000 UMKM yang dari kabupaten/kota yang kita himpun diusulkan. Itu yang clear by name by address," beber dia.
Kendati begitu, Malik melanjutkan, pihaknya masih akan mengusulkan unit usaha lain yang belum sempat didata. Apalagi kuota nasional yang diberikan untuk penerima bantuan ini masih cukup besar. Secara nasional diberikan kepada 12 juta UMKM. (Baca: Bantuan Covid-19 di Sulsel Terus Mengalir Bikin APBD Tak Terlalu Terbebani)
Lihat Juga :