Banyak Muncul Klaster Baru, PSBB Tangerang Raya Kembali Diperpanjang
Minggu, 23 Agustus 2020 - 20:44 WIB
loading...
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany. Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) Tangerang Raya kembali diperpanjang selama 14 hari ke depan. Alasannya, masih ditemukan sejumlah kasus baru Covid-19 di beberapa tempat.
Di sejumlah wilayah bahkan ada klaster baru penyebaran Covid-19 , seperti di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Di kota ini klaster baru muncul di pondok pesantren yang menyerang para santri.
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany mengatakan, keputusan perpanjangan PSBB ini dilakukan sebagai upaya pengentasan Covid-19 dari hulu ke hilir. (Baca juga: Hari Ini Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Bertambah 637 Orang)
"Jadi bagaimana kita menyadarkan bahwa memakai masker, menjaga jarak, bukan lagi menjadi keharusan, melainkan menjadi kebutuhan," ujar Airin di Ciputat, Minggu (23/8/2020).
Airin menyebutkan bahwa saat ini pelayanan Covid-19 terus ditingkatkan. Salah satunya dengan memastikan bahwa ruangan terhadap pasien positif tersedia.
Di sejumlah wilayah bahkan ada klaster baru penyebaran Covid-19 , seperti di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Di kota ini klaster baru muncul di pondok pesantren yang menyerang para santri.
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany mengatakan, keputusan perpanjangan PSBB ini dilakukan sebagai upaya pengentasan Covid-19 dari hulu ke hilir. (Baca juga: Hari Ini Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Bertambah 637 Orang)
"Jadi bagaimana kita menyadarkan bahwa memakai masker, menjaga jarak, bukan lagi menjadi keharusan, melainkan menjadi kebutuhan," ujar Airin di Ciputat, Minggu (23/8/2020).
Airin menyebutkan bahwa saat ini pelayanan Covid-19 terus ditingkatkan. Salah satunya dengan memastikan bahwa ruangan terhadap pasien positif tersedia.
Lihat Juga :