Sita Airsoft Gun di Markas Judi Online, Polisi: Pengakuan Pelaku Buat Bela Diri

Minggu, 14 Juli 2024 - 16:42 WIB
loading...
Sita Airsoft Gun di...
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M. Syahduddi mengatakan polisi menyita airsoft gun di markas judi online di apartemen di Jakarta Barat. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Polisi menyita sepucuk airsoft gun seusai menggerebek sindikat judi online yang bermarkas di Apartemen kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Kuat dugaan airsoft gun tersebut dimiliki pelaku untuk berjaga-jaga.

“Terkait dengan airsoft gun ini memang kemarin penyidik saat melakukan penggeledahan di apartemen tersebut menemukan airsoftgun di salah satu kamar yang digunakan pelaku,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol M. Syahduddi, Minggu (14/7/2024).

Berdasarkan keterangan pelaku, kata Syahduddi, airsoft gun tersebut disimpan untuk berjaga-jaga. “Memang pengakuan dari pelaku yang menggunakan airsoft gun itu digunakan hanya untuk membela diri, untuk berjaga-jaga dan tidak terkait dengan ketika yang bersangkutan kita amankan menggunakan airsoft gun tersebut. Itu pun ditemukan di kamar pelaku yang terlibat di dalam aktivitas perjudian online tersebut,” sambung dia.

Baca juga: Tersangka Judi Online di Jakbar Lulusan SMA dan Belajar Peretasan secara Autodidak

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol M. Syahduddi menyebutkan, para pelaku berhasil meretas 855 website yang di antaranya 500 website milik pemerintah daerah.

“Berdasarkan pengakuan para pelaku ini, ada kurang lebih sekitar 855 website yang berhasil diretas oleh para pelaku dan dilakukan tindakan defacing dengan perincian 500 website milik instansi pemerintah daerah dengan URL .go.id dan 355 website dengan URL berupa ac.id,” kata Syahduddi, Jumat, 12 Juli 2024.

Baca juga: Pelaku Judi Online di Jakbar Retas 855 Website, Kapolres: 500 Milik Pemerintah

Syahduddi menjelaskan, untuk mengoptimalisasi kualitas tampilan website yang sudah di defacing, para pelaku melakukan Search Engine Optimazation (SEO).

“Diharapkan tampilan website tersebut muncul di halaman pertama mesin pencari Google. Ketika dia muncul di halaman pertama Google tersebut, maka itulah yang paling sering dicari oleh para pemain-pemain judi online,” ujarnya.

Setelah hal itu dilakukan, lanjut Syahduddi, para pelaku kemudian menyewakan alamat situs kepada para pemain judi online yang berada di negara Kamboja.

“Dari hasil penyewaan tersebut, nilainya bervariasi, tergantung seberapa banyak situs tersebut dikunjungi atau dimainkan oleh para pemain judi online. Kisarannya antara Rp3 juta sampai Rp20 juta per harinya per situs yang disewakan,” jelasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Desak Negara Tindak...
DPR Desak Negara Tindak Keras Tanpa Kompromi Judi Online dan Teror Pinjol
Kementerian PPPA Perkuat...
Kementerian PPPA Perkuat Perlindungan Anak dari Ancaman Judol
10.151 WNI Eks Pekerja...
10.151 WNI Eks Pekerja Online Scam di Kamboja Minta Pulang ke Indonesia
Rekomendasi
Pangeran Harry Siapkan...
Pangeran Harry Siapkan Pengawal Pribadi saat Kunjungi London
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
Berita Terkini
Transjakarta Alihkan...
Transjakarta Alihkan 25 Armada Rute Tn Abang-Blok M dan Tj Priok-Kampung Rambutan
Transjakarta Rute Tanah...
Transjakarta Rute Tanah AbangBlok M dan Tj PriokKp Rambutan Berhenti Beroperasi 1 Juli
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan...
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan Sampah Harus Diubah dari Mengelola kepada Mencegah
Gempa Magnitudo 6,8...
Gempa Magnitudo 6,8 Guncang Pulau Tahuna Sulut
21 Titik Kantong Parkir...
21 Titik Kantong Parkir Disiapkan untuk Malam Puncak HUT ke-499 Jakarta, Ini Lokasinya
Bareskrim Ungkap Peran...
Bareskrim Ungkap Peran 4 WNI dalam Sindikat Judi Online Internasional di Hayam Wuruk
Infografis
Di Tengah Genosida,...
Di Tengah Genosida, Pelaku Bisnis Israel-AS Bahas Megaproyek Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved