Dramatisnya Evakuasi Mahasiswa UB dari Percobaan Bunuh Diri di Jembatan Suhat Malang
Sabtu, 13 Juli 2024 - 13:59 WIB
loading...
A
A
A
Proses evakuasi awalnya mencoba dilakukan dengan tali seling yang ditarik dari atas jembatan. Namun, karena terhalang oleh kabel-kabel, metode ini diubah menjadi evakuasi manual dengan mengangkat korban dari tepi Sungai Brantas. Proses evakuasi berlangsung dramatis dan memakan waktu cukup lama karena petugas harus memastikan kondisi luka korban terlindungi terlebih dahulu.
"Kami ingin mengangkatnya ke atas, tetapi terhalang kabel. Akhirnya, kami evakuasi manual dengan mengangkat bersama-sama dari tepi sungai. Proses ini selesai sekitar jam setengah 11 setelah dimulai dari jam 9," jelasnya.
Kapolsek Lowokwaru Kompol Anton Widodo menyatakan bahwa korban saat ini masih dalam observasi tim medis dan dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk perawatan lebih lanjut. "Korban dirawat di RSSA Malang dan luka-lukanya masih dalam penanganan tim medis," ucap Anton Widodo.
Sementara itu, Kepala Bagian Operasional Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang Anang Yuwono membenarkan bahwa korban adalah mahasiswa Universitas Brawijaya jurusan Administrasi Bisnis, berinisial AHM berusia 19 tahun. "Benar, korban berinisial AHM, 19 tahun, mahasiswa Universitas Brawijaya asal Bekasi, Jawa Barat. Penyebab percobaan bunuh dirinya masih dalam penyelidikan," kata Anang Yuwono.
"Kami ingin mengangkatnya ke atas, tetapi terhalang kabel. Akhirnya, kami evakuasi manual dengan mengangkat bersama-sama dari tepi sungai. Proses ini selesai sekitar jam setengah 11 setelah dimulai dari jam 9," jelasnya.
Kapolsek Lowokwaru Kompol Anton Widodo menyatakan bahwa korban saat ini masih dalam observasi tim medis dan dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk perawatan lebih lanjut. "Korban dirawat di RSSA Malang dan luka-lukanya masih dalam penanganan tim medis," ucap Anton Widodo.
Sementara itu, Kepala Bagian Operasional Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang Anang Yuwono membenarkan bahwa korban adalah mahasiswa Universitas Brawijaya jurusan Administrasi Bisnis, berinisial AHM berusia 19 tahun. "Benar, korban berinisial AHM, 19 tahun, mahasiswa Universitas Brawijaya asal Bekasi, Jawa Barat. Penyebab percobaan bunuh dirinya masih dalam penyelidikan," kata Anang Yuwono.
(hri)
Lihat Juga :