Dewan Makassar Desak Dinsos Gelar Dapur Umum untuk Korban Kebakaran
Minggu, 23 Agustus 2020 - 16:38 WIB
loading...
A
A
A
"Mungkin karena terlalu panas, jadi memancing kan, kabel-label di sanakan semrawut, tarikannya semrawut, jadi kalau panas ada yang sampai meleleh sehingga bisa saja sebabkan kebakaran," kata Hidayat.
Sementara itu, anggota Komisi A DPRD Kota Makassar, Rahmat Taqwa Quraisy telah melakukan kunjungan langsung ke areal pasar Pannampu. Rahmat juga meminta agar bantuan dari pemerintah secepatnya dapat disalurkan ke masyarakat terdampak.
"Tentunya saya turut prihatin, agar korban tetap sabar dan bertawakal kepada sang pencipta. Dan mendorong pemerintah kota dalam hal ini dinas terkait agar cepat memberikan bantuan bagi korban yang terdampak," kata Rahmat.
Rahmat meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati, sebab dalam sepekan sudah terjadi empat kebakaran hebat.
"Untuk semua masyarakat Kota Makassar agar berhati-hati di musim kemarau ini, karena sepekan ini kita sudah empat kali terkena musibah kebakaran. Cambayya, Bunga Ejayya, Senggol dan Pannampu," katanya
Rahmat meminta pemerintah untuk segera membentuk program pemasangan alat pemadam api ringan (APAR) di tiap RT agar angka kebakaran ke depannya dapat diredam.
Sementara itu, anggota Komisi A DPRD Kota Makassar, Rahmat Taqwa Quraisy telah melakukan kunjungan langsung ke areal pasar Pannampu. Rahmat juga meminta agar bantuan dari pemerintah secepatnya dapat disalurkan ke masyarakat terdampak.
"Tentunya saya turut prihatin, agar korban tetap sabar dan bertawakal kepada sang pencipta. Dan mendorong pemerintah kota dalam hal ini dinas terkait agar cepat memberikan bantuan bagi korban yang terdampak," kata Rahmat.
Rahmat meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati, sebab dalam sepekan sudah terjadi empat kebakaran hebat.
"Untuk semua masyarakat Kota Makassar agar berhati-hati di musim kemarau ini, karena sepekan ini kita sudah empat kali terkena musibah kebakaran. Cambayya, Bunga Ejayya, Senggol dan Pannampu," katanya
Rahmat meminta pemerintah untuk segera membentuk program pemasangan alat pemadam api ringan (APAR) di tiap RT agar angka kebakaran ke depannya dapat diredam.
Lihat Juga :