Honorer yang Bunuh Istri di Lombok Timur Terancam Hukuman Mati

Selasa, 09 Juli 2024 - 15:00 WIB
loading...
Honorer yang Bunuh Istri...
Muhammad Nurul Anwar (30), seorang honorer di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, terancam hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati. Foto/Dok.Sindonews
A A A
LOMBOK TIMUR - Muhammad Nurul Anwar (30), seorang honorer di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, terancam hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan berencana terhadap istrinya, Lilis Sukmawati (29). Berkas tersangka akan segera dilimpahkan ke kejaksaan untuk proses persidangan.

Kejadian tragis ini terjadi pada Kamis, 20 Juni 2024, di rumah mereka yang terletak di wilayah Kembang Sari, Kecamatan Selong. Pelaku menebas istrinya hingga tewas dengan alasan sakit hati karena sang istri menolak membayar hutang yang dimiliki pelaku kepada calon TKI yang gagal diberangkatkan.

Anwar yang diduga berperan sebagai calo TKI, terlilit hutang dan sering mendapat tekanan dari para calon TKI yang menuntut pengembalian uang mereka.

Dalam keterangannya kepada polisi pada Selasa (9/7/2024) pagi, Anwar mengaku hilaf dan menyesali perbuatannya. "Saya hilaf dan sangat menyesali perbuatan saya," ungkapnya dengan wajah penuh penyesalan.

Baca Juga: Honorer di Lombok Timur Tega Tebas Istri hingga Tewas Gegara Utang Calo TKI

Polisi telah menyita sejumlah barang bukti, termasuk pakaian, handphone, dan parang yang digunakan Anwar untuk menebas istrinya. Atas perbuatannya, Anwar dijerat dengan Pasal 338 junto Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau hukuman mati.

Kasat Reskrim Polres Lombok Timur, AKP I Made Dharma Yulia Putra, menyatakan bahwa pelaku kini mendekam di sel tahanan Mapolres Lombok Timur. "Berkas tersangka akan segera diserahkan ke kejaksaan untuk disidangkan," ujarnya.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hasil Autopsi Ungkap...
Hasil Autopsi Ungkap Balita di Bekasi Tewas dengan 32 Tusukan
Sadis! Perempuan Dibunuh...
Sadis! Perempuan Dibunuh dan Dibakar Mantan Pacar, Jasadnya Dibuang ke Sungai Enim
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Tragis, Balita 2 Tahun...
Tragis, Balita 2 Tahun Tewas dengan Luka Tusukan di Bekasi
Warga Negara Korsel...
Warga Negara Korsel Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Bekasi, Diduga Dibunuh
Identitas Pengeroyok...
Identitas Pengeroyok yang Lempar Korban dari Lantai 2 Jakbar Dikantongi Polisi
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Rekomendasi
Kepulangan Haji Capai...
Kepulangan Haji Capai 55 Persen, Kemenhaj Puji Kedisiplinan Jemaah Haji Indonesia
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Republik Ceko vs Afrika...
Republik Ceko vs Afrika Selatan 1-1: Peluang Lolos ke Fase Gugur Kian Menipis
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved