Rapatkan Barisan di Pilkada Lamongan, KarSa Ngopi Bareng Gus Jazil

Sabtu, 22 Agustus 2020 - 17:28 WIB
loading...
Rapatkan Barisan di...
Bakal calon pasangan bupati dan wakil bupati Lamongan Kartika Hidayati-Saim (KarSa) merapatkan barisan dengan menemui Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul Fawaid. Foto/Ist
A A A
LAMONGAN - Bakal calon pasangan bupati dan wakil bupati Lamongan yang diusung koalisi PKB dan PDIP Kartika Hidayati-Sa'im terus merapatkan barisan, menyusul deklarasi pencalonan untuk maju dalam Pilkada Lamongan .

Sebagai upaya konsolidasi kemenangan, koalisi "hijau-merah" yang menamakan diri KarSa ini menemui Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul Fawaid di kediamannya, Dusun Kureng, Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu, Gresik, Jawa Timur pada Jumat (21/8/2020) malam. Kedatangan KarSa untuk menemui elite PKB yang juga Wakil Ketua MPR RI, selain untuk ngopi bareng, sekaligus menyolidkan kekuatan dan membahas strategi kemenangan dalam menghadapi Pilkada Lamongan yang akan digelar pada 9 Desember 2020 mendatang. (Baca juga: Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin Tutup Usia)

Kartika mengatakan, dengan deklarasi pencalonan pasangan KarSa yang dilakukan di GOR Lamongan pada Sabtu (15/8/2020) lalu, menjawab keraguan masyarakat terkait kepastian dirinya bersama Sa'im maju di Pilkada Lamongan mendatang. (Baca juga: N250 Gatot Kaca Tiba di Yogyakarta, Tempuh Jalan Darat 567 Km)

Ketua PC Muslimat NU Lamongan ini mengatakan, dari survei internal yang dilakukan, sejauh ini dirinya masih memimpin dengan tingkat elektabilitas mencapai 35%. Namun, angka itu sempat turun satu digit menjadi 34% karena sempat ada kegamangan masyarakat atas kepastian dirinya maju di Pilkada Lamongan. "Kita akan survei lagi bahwa suara-suara yang kemarin agak turun satu digit karena kegamangan masyarakat apakah benar rekom PKB itu ke Kartika, itu terjawab sudah. Dan saya yakin akan kembali suara itu," tuturnya.

Perempuan yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Bupati Lamongan ini mengatakan dirinya akan segera melakukan penguatan konsolidasi, termasuk di internal warga nahdliyin yang sempat agak berseberangan karena adanya nama lain yakni Sholahudin yang juga berebut rekomendasi dari PKB.

"Itu semua fastabiqul khoirot. Namanya pertandingan pasti ada ujungnya. Nah ujungnya rekomendasi PKB diberikan kepada Kartika, dan semuaya adalah warga nahdliyin, semuanya adalah ulama, semuanya adalah masyayikh, santri maka sudah sewajarnya mereka akan kembali untuk kebersamaan NU. Jadi saatnya NU memimpin untuk bangsa," tuturnya.

Kartika pun menyatakan niatnya untuk merangkul Sholahudin yang merupakan keluarga besar NU. "Tentu NU tidak akan pecah-pecah. Apalagi sebelumnya Rais Syuriah dan jajaran Syuriah ketika rapat PCNU Babat-Lamongan, siapapun yang akan direkom PKB, suara NU utuh," katanya.

Sementara itu, Sa'im mengatakan bahwa setelah keluarnya rekomendasi dari PDIP dan PKB maka seluruh pengurus wajib mengamankan, memenangkan dan memperjuangkan untuk kemenangan KarSa. "Ini watak dari para pengurus PDIP karena ketaatan kepada satu instruksi ini menjadi salah satu hal yang penting bagi PDIP," tuturnya.

Sementara Gus Jazil meminta KarSa agar mematangkan strategi kemenangan sehingga misi untuk adanya perubahan di Lamongan bisa terwujud. "Lamongan ini spesifik bahwa selama era Reformasi ini, kader NU selalu berusaha maju menjadi bupati, tapi belum pernah berhasil padahal basis Lamongan ini sebenarnya NU. Nah, ini kesempatan kepada Bu Kartika karena jelas calon yang didukung NU dan PKB adalah Bu Kartika," tuturnya.

Gus Jazil mengatakan, wajib bagi PKB dari jajaran ranting sampai DPC untuk mengawal dan memenangkan pasangan KarSa untuk mewujudkan misi khitmat PKB kepada NU dengan cara menghadiahkan kadernya sebagai bupati Lamongan. "Kini saatnya Bu Kartika dan Pak Sa'im. Oleh sebab itu, soliditas PKB, NU dengan segenap banomnya mutlak untuk memenangkan Bu Kartika-Sa'im," katanya.

Secara spesifik, Gus Jazil juga meminta Kartika untuk menjalin silaturahmi dengan Sholahuddin. "Bahwa mungkin periode ini giliran Bu Kartika, kan masih ada peluang lagi untuk Mas Sholahuddin ke depan, tapi jangan sampai memecah persaudaraan, memecah silaturahmi, masih ada kesempatan untuk Pak Sholahudin di masa-masa yang akan datang," tuturnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemilu 2029 Didominasi...
Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Muda, PKB Jabar Siapkan Ribuan Pengurus Muda
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Penyebab Kecelakaan...
Penyebab Kecelakaan Mobil yang Ditumpangi Anggota DPR dari PKB Gus Hilman, Sopir Diduga Mengantuk
Anggota DPR dari PKB...
Anggota DPR dari PKB Muhammad Hilman Mufidi Lewati Masa Kritis setelah Kecelakaan di Tol
Legislator PDIP Sebut...
Legislator PDIP Sebut Tragedi Bus ALS Alarm Keras Kegagalan Pengawasan Transportasi dan Infrastruktur Jalan
PDIP Desak Investigasi...
PDIP Desak Investigasi Menyeluruh Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Stasiun Bekasi Timur
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
PDIP Dorong Program...
PDIP Dorong Program MBG Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah
PDIP: UU Polri Harus...
PDIP: UU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki
Rekomendasi
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Hidayat Batubara Daftar...
Hidayat Batubara Daftar Balon Ketua POBSI Sumut
Berita Terkini
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved