alexametrics

HMI MPO Salurkan Bantuan ke Ratusan Siswa Korban Gempa Lombok

loading...
HMI MPO Salurkan Bantuan ke Ratusan Siswa Korban Gempa Lombok
Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO menyalurkan bantuan tunai kepada siswa-siswi korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) Senin (20/5). Foto/Ist
A+ A-
MATARAM - Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO menyalurkan bantuan tunai kepada siswa-siswi korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) Senin (20/5).

Penerima bantuan berjumlah 165 anak yang terdiri dari siswa-siswi dari jenjang Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas di Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, NTB.

Daerah ini adalah daerah paling ujung Lombok Timur dan termasuk wilayah yang paling parah terdampak gempa.



Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bendahara Umum PB HMI MPO, Iwan Setiawan yang didampingi oleh fungsionaris HMI Cabang Mataram.

Dalam sambutannya, Iwan Setiawan menyampaikan bahwa bantuan yang disampaikan itu merupakan donasi dari cabang-cabang seluruh Indonesia, yang kemudian disalurkan melalui PB HMI.

"Saya hadir di sini mewakili dan menyampaikan amanat dari teman-teman HMI MPO seluruh Indonesia. Kami merasakan duka yang sama, merasakan sakit yang sama seperti yang dirasakan warga di sini. Tapi kita sadar ini hanya ujian," kata Iwan dalam sambutannya.

Dia mengatakan, bantuan yang disampaikan nilainya tidak seberapa. Namun, ia berharap atas dasar semangat, ketulusan dan keikhlasan, semoga bantuan tersebut dapat memberikan manfaat dan membantu meringankan beban siswa-siswi yang terdampak gempa.

"Semoga bantuan ini berkah dan menjadi pemicu semangat adik-adik di sini untuk belajar terus dan menjadi orang sukses ke depannya," ujarnya.

Sebelumnya, PB HMI juga telah menyalurkan bantuan berupa sembako dan pakaian untuk korban gempa di Lombok Utara beberapa waktu lalu.
(pur)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak