Pilkada Jakarta Banyak Lucu-lucuan, Nasdem: Siapa Digadang-gadang, Siapa Direkomendasikan
Sabtu, 29 Juni 2024 - 10:30 WIB
loading...
A
A
A
"Tapi ini menarik kalau terjadi nama-nama baru, dinamika yang baru. Tapi hal yang apa ya, hal yang pasti di sini ada incumbent juga, itu yang kemudian menjadi preferensi-preferensi, tapi setidaknya itu bagian dari proses dinamika saja, wajar saja," ujarnya.
"PKS satu sisi partai pemenang, di sisi lain PKB mendapat posisi yang luar biasa di sini hari ini di Jakarta. Tentu ini membutuhkan bringing, membutuhkan dialog satu sama lain," lanjutnya.
Willy juga menyampaikan bahwa Pilkada Jakarta dan Pemilihan Presiden (Pilpres) berbeda. Dijelaskannya, pada pilkada seseorang yang dicalonkan yang harus lebih menonjol dibanding partai.
"Perbedaan pilpres dengan pileg. Pilpres dengan Pilkada. Pilpres itu yang menjadi prominent actress-nya adalah partai, sementara pilkada yang menjadi prominent actress-nya itu adalah si kandidatnya, nah itu yang membedakan," ungkapnya.
"Maka kemudian kandidatlah yang pro aktif dan menentukan siapa yang akan berpasangan dengan dia untuk maju di dalam kontestasi," pungkasnya.
"PKS satu sisi partai pemenang, di sisi lain PKB mendapat posisi yang luar biasa di sini hari ini di Jakarta. Tentu ini membutuhkan bringing, membutuhkan dialog satu sama lain," lanjutnya.
Willy juga menyampaikan bahwa Pilkada Jakarta dan Pemilihan Presiden (Pilpres) berbeda. Dijelaskannya, pada pilkada seseorang yang dicalonkan yang harus lebih menonjol dibanding partai.
"Perbedaan pilpres dengan pileg. Pilpres dengan Pilkada. Pilpres itu yang menjadi prominent actress-nya adalah partai, sementara pilkada yang menjadi prominent actress-nya itu adalah si kandidatnya, nah itu yang membedakan," ungkapnya.
"Maka kemudian kandidatlah yang pro aktif dan menentukan siapa yang akan berpasangan dengan dia untuk maju di dalam kontestasi," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :