Disdik DKI Tepis Isu Jalur Siluman PPDB 2024 untuk Anak Pejabat
Rabu, 26 Juni 2024 - 13:02 WIB
loading...
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Budi Awaluddin menepis isu adanya jalur titipan dalam PPDB 2024. Foto/Carlos Roy Fajarta
A
A
A
JAKARTA - Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta menegaskan tidak ada jalur spesial atau jalur siluman untuk anak pejabat dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024. PPDB 2024 di Jakarta berjalan sesuai mekanisme yang ditentukan.
"Privilege? Enggak, enggak ada sih ya. Jadi kami pastikan kita sesuai ketentuan," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Budi Awaluddin di Pendopo Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kota Jakarta Pusat, Rabu (26/6/2024) siang.
Dia mengakui banyak oknum pejabat khususnya dari anggota kepolisian dan TNI yang meminta anaknya diistimewakan dan dapat diterima di sekolah yang mereka pilih.
"Ya, kita pastikan bahwa setiap mereka yang mau minta seperti itu, itu kan banyak ya dari mana saja. Kita sampaikan 'Pak ikuti saja sesuai aturan, sesuai dengan ketentuan, kami tidak bisa intervensi sistem'," jelasnya.
Budi mengaku akan memandu bila ada pihak-pihak yang meminta diistimewakan agar mengikuti arahan dari petugas. "Kita hanya bisa memandu mereka, tapi tidak bisa mengiyakan dan juga mengintervensi bahwa akan mendapatkan (bangku/jatah kursi PPDB)," ujarnya.
Budi menegaskan, pihaknya akan berupaya untuk bersikap adil dan memastikan semua pihak mengikuti aturan yang berlaku dalam PPDB 2024.
"Privilege? Enggak, enggak ada sih ya. Jadi kami pastikan kita sesuai ketentuan," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Budi Awaluddin di Pendopo Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kota Jakarta Pusat, Rabu (26/6/2024) siang.
Dia mengakui banyak oknum pejabat khususnya dari anggota kepolisian dan TNI yang meminta anaknya diistimewakan dan dapat diterima di sekolah yang mereka pilih.
"Ya, kita pastikan bahwa setiap mereka yang mau minta seperti itu, itu kan banyak ya dari mana saja. Kita sampaikan 'Pak ikuti saja sesuai aturan, sesuai dengan ketentuan, kami tidak bisa intervensi sistem'," jelasnya.
Budi mengaku akan memandu bila ada pihak-pihak yang meminta diistimewakan agar mengikuti arahan dari petugas. "Kita hanya bisa memandu mereka, tapi tidak bisa mengiyakan dan juga mengintervensi bahwa akan mendapatkan (bangku/jatah kursi PPDB)," ujarnya.
Budi menegaskan, pihaknya akan berupaya untuk bersikap adil dan memastikan semua pihak mengikuti aturan yang berlaku dalam PPDB 2024.
Lihat Juga :