Begini Modus Pungli Jual Beli Lapak di Pasar Ciputat hingga Rp9 Juta

Selasa, 25 Juni 2024 - 15:28 WIB
loading...
Begini Modus Pungli...
Suasana di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan. FOTO/MPI/HAMBALI
A A A
JAKARTA - Praktik jual-beli lapak di Pasar Ciputat , Tangerang Selatan telah berlangsung sejak lama. Setiap lapak berupa kios atau los dipatok harga bervariatif, dari Rp3 juta, Rp5 juta, hingga Rp9 jutaan.

Pasar Ciputat terdiri dari 4 lantai yang berisi 900-an kios dan 500-an los. Kini banyak kios dan los yang terlihat kosong, terutama yang berada di bagian lantai atas.

Tak semua pedagang berani buka suara soal pungutan jual beli lapak oleh oknum pengelola pasar. Namun beberapa di antaranya ada yang juga nekat membeberkan bukti-bukti berupa kuitansi.

Baca juga: Parah, Melintas di Jalan Kepanduan II RPTRA Kalijodo Dipungli Rp5.000 hingga Rp10.000

UPTD Pasar pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel berdalih tak mengetahui adanya jual-beli lapak. Padahal para pedagang dan perhimpunan mengaku telah 'berteriak' sejak lama.

"Banyak anggota saya yang dirugikan," kata Ketua Perhimpunan Pedagang Pasar Ciputat (P3C) Yuli Sarlis, Selasa (25/06/24).

Yuli menuturkan, berdasarkan kesaksian para pedagang, modus praktik jual beli lapak itu diawali dengan iming-iming oleh Kepala Pasar Ciputat.

"Dibilang minjem uang, lalu dikasih lapak ini, lapak itu, yang sebenarnya tidak boleh dijualbelikan, karena kan lapak milik pemerintah," katanya.

Baca juga: Parkir Liar di PRJ Menjamur, Tarifnya sampai Rp20.000 per Motor

Tak hanya kios dan los, oknum pengelola pasar juga mengiming-imingi sejumlah pedagang untuk menempati lapak di area selasar. Padahal, kata Yuli, hal itu sudah jelas dilarang. "Ini sudah habis dijual-jualin selasar-selasar itu," katanya.

Lemahnya pengawasan dari dinas terkait, diduga menjadi celah oknum pengelola pasar menjalani praktik jual-beli lapak. Menurut Yuli, mereka telah berupaya menyampaikan keluhan ini dengan menemui Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan tapi tak ditanggapi.

"Kita sudah sampaikan untuk bertemu Pak Kepala Dinas, tapi sampai saat ini tidak ada respons. Kita juga sudah berkirim surat untuk beraudiensi dengan wali kota atau wakil wali kota, kalau masih tidak ditanggapi juga ya terpaksa kita semua berdemo," ujarnya.

Sementara itu, kantor pengelola yang berada di lantai 4 Pasar Ciputat tampak lenggang. Hanya terdapat 2 staf pekerja di sana. Mereka mengatakan jika Kepala Pasar, Syamsudin, sedang dipanggil mengikuti rapat di Balai Kota Ciputat.

Sebelumnya, Kepala UPTD Pasar Disperindag, Candra Wijaya Putra, menyebut telah mencopot Syamsudin guna melakukan investigasi internal terkait praktik jual beli lapak itu.

"Soal pungli di lapak kan kita belum mengetahui secara jelas soal pungli itu. Tapi pada saat ini karena namanya sering menerima banyak masukan, itu (Syamsudin) sekarang sudah kita ganti," ucap Chandra.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
DPR: Tindak Tegas Pungutan...
DPR: Tindak Tegas Pungutan Liar saat Pelaksanaan Ibadah Haji
Rekomendasi
Limbad Jenguk Haji Bolot...
Limbad Jenguk Haji Bolot di Rumah Sakit, Doakan Sang Komedian Cepat Sembuh
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Berita Terkini
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved