Tampang Joki Tong Setan yang Bakar Rekannya Gara-gara Utang
Selasa, 25 Juni 2024 - 15:22 WIB
loading...
Polsek Pasar Rebo, merilis kasus penganiayaan yang dilakukan seorang joki Tong Setan, inisial PS alias E. Hal ini karena dia membakar rekannya, inisal AMG. Foto/SINDOnews/Danandaya Arya Putra
A
A
A
JAKARTA - Polsek Pasar Rebo, merilis kasus penganiayaan yang dilakukan seorang joki tong setan, inisial PS alias E disebabkan masalah utang . Hal ini karena dia membakar rekannya yakni pegawai atau pemeran tuyul di wahana rumah hantu, inisal AMG.
Keduanya sama-sama bekerja di wahana pasar malam yang terletak di Jalan TB Simatupang, Kelurahan Gedong, Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Bedasarkan pantauan SINDOnews, dengan wajah tertunduk lesu pelaku dihadirkan dalam konferensi pers tersebut. Nampak tangan pelaku juga dibalut perban akibat luka bakar.
Baca juga: Joki Tong Setan Ini Tega Bakar Rekannya Gara-gara Utang
Kapolsek Pasar Rebo, Kompol Haris Akhmat Basuki menjelaskan, cipratan bensin yang digunakan pelaku untuk menyiram korban ternyata juga mengenai tangan pelaku.
"Siraman bensin, karena pada saat melakukan penyiraman juga kena cipratan tangannya. Api yang menyala dari korek gas tersebut juga menyambar tangannya dan juga seketika menyambar tubuh korban," kata Haris dalam konferensi pers, Selasa (25/6/2024).
Dia menjelaskan, peristiwa tersebut sebenarnya terjadi pada, Kamis (20/6/2024). Motif dari pelaku melakukan pembakaran kepada korban karena adanya utang yang tak kunjung dibayarkan korban.
Keduanya sama-sama bekerja di wahana pasar malam yang terletak di Jalan TB Simatupang, Kelurahan Gedong, Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Bedasarkan pantauan SINDOnews, dengan wajah tertunduk lesu pelaku dihadirkan dalam konferensi pers tersebut. Nampak tangan pelaku juga dibalut perban akibat luka bakar.
Baca juga: Joki Tong Setan Ini Tega Bakar Rekannya Gara-gara Utang
Kapolsek Pasar Rebo, Kompol Haris Akhmat Basuki menjelaskan, cipratan bensin yang digunakan pelaku untuk menyiram korban ternyata juga mengenai tangan pelaku.
"Siraman bensin, karena pada saat melakukan penyiraman juga kena cipratan tangannya. Api yang menyala dari korek gas tersebut juga menyambar tangannya dan juga seketika menyambar tubuh korban," kata Haris dalam konferensi pers, Selasa (25/6/2024).
Dia menjelaskan, peristiwa tersebut sebenarnya terjadi pada, Kamis (20/6/2024). Motif dari pelaku melakukan pembakaran kepada korban karena adanya utang yang tak kunjung dibayarkan korban.
Lihat Juga :