Pemprov DKI Pastikan Seluruh RSUD Siap Terapkan KRIS
Jum'at, 21 Juni 2024 - 13:34 WIB
loading...
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati menyebutkan, pihaknya sudah menyiapkan ruang rawat inap di seluruh RSUD di Jakarta, Jumat (21/6/2024). Foto/Ilustrasi/ANTARA
A
A
A
JAKARTA - Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati menyebutkan, pihaknya sudah menyiapkan ruang rawat inap di seluruh RSUD di Jakarta. Hal ini untuk penerapan sistem Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) .
Hal tersebut disampaikan Ani kepada awak media saat mendampingi PJ Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, yang berkunjung ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (21/6/2024).
"Kita sudah siap 60 persen dari jumlah tempat tidur, sudah disesuaikan dengan kelas rawat inap standar atau KRIS. nanti tinggal tunggu realisasinya dari BPJS," ujar Ani Ruspitawati.
Baca juga: DPR Harap KRIS BPJS Kesehatan Bisa Beri Pelayanan yang Adil
Sementara itu, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono meminta pelayanan terhadap masyarakat di rumah sakit umum daerah dapat semakin ditingkatkan.
"Saya titip untuk kepala dinas kesehatan agar bisa melayani dengan baik, bisa menjaga kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit kita," pungkas Heru Budi Hartono.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, pemerintah menyiapkan sistem KRIS alias KRIS sebagai ganti sistem kelas 1, 2, dan 3 dalam pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
Hal tersebut disampaikan Ani kepada awak media saat mendampingi PJ Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, yang berkunjung ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (21/6/2024).
"Kita sudah siap 60 persen dari jumlah tempat tidur, sudah disesuaikan dengan kelas rawat inap standar atau KRIS. nanti tinggal tunggu realisasinya dari BPJS," ujar Ani Ruspitawati.
Baca juga: DPR Harap KRIS BPJS Kesehatan Bisa Beri Pelayanan yang Adil
Sementara itu, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono meminta pelayanan terhadap masyarakat di rumah sakit umum daerah dapat semakin ditingkatkan.
"Saya titip untuk kepala dinas kesehatan agar bisa melayani dengan baik, bisa menjaga kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit kita," pungkas Heru Budi Hartono.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, pemerintah menyiapkan sistem KRIS alias KRIS sebagai ganti sistem kelas 1, 2, dan 3 dalam pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
Lihat Juga :