Kakek di Depok Sangkal Rudapaksa Cucu, Sebut Menantu Rajanya Utang dan Bohong
Rabu, 12 Juni 2024 - 08:19 WIB
loading...
Terduga pelaku kasus rudapaksa anak sekaligus kakek korban, IRN (58) membantah mencabuli sang cucu berinisial AA (9) dan TN (7) di Cilangkap, Tapos, Depok. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Terduga pelaku kasus rudapaksa anak sekaligus kakek korban, IRN (58) membantah melakukan aksi pencabulan terhadap sang cucu berinisial AA (9) dan TN (7) di Cilangkap, Tapos, Depok.
IRN baru tahu sekitar Selasa (4/6/2024) sore, saat diamankan polisi dari unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) pun ia mempertanyakan perihal penangkapan dirinya. Ia menegaskan bahwa tidak ada penyimpangan seksual.
"Saya bilang 'kenapa saya ditangkap, saya harus tahu dulu kenapa saya ditangkap'. Pas magrib, polisi banyak itu dari PPA, 'bapak pelecehan, perkosa anak'. Buset dikira, gua robot gedeg," kata IRN kepada wartawan di kawasan Cilangkap, Tapos, Depok, Selasa (11/6/2024).
"Saya enggak ada penyimpangan seksual, tanya semua teman saya," tambahnya. Baca juga: Miris, Kakek dan Paman Rudapaksa Bocah Kakak-Beradik di Depok Diketahui Sang Nenek
IRN menegaskan, tidak memiliki penyimpangan seksual dan tidak melakukan rudapaksa cucunya. Ia menyebut untuk cebokin anak pun tidak mau, apalagi perkosa dan memasukan lewat dubur.
"Kagak ada. Katanya saya melakukan di kamar mandi, itu tidak pernah. Si II (menantu dan ibu korban) ini adalah orang yang punya utang di sini, rajanya utang, rajanya bohong," ujarnya.
IRN baru tahu sekitar Selasa (4/6/2024) sore, saat diamankan polisi dari unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) pun ia mempertanyakan perihal penangkapan dirinya. Ia menegaskan bahwa tidak ada penyimpangan seksual.
"Saya bilang 'kenapa saya ditangkap, saya harus tahu dulu kenapa saya ditangkap'. Pas magrib, polisi banyak itu dari PPA, 'bapak pelecehan, perkosa anak'. Buset dikira, gua robot gedeg," kata IRN kepada wartawan di kawasan Cilangkap, Tapos, Depok, Selasa (11/6/2024).
"Saya enggak ada penyimpangan seksual, tanya semua teman saya," tambahnya. Baca juga: Miris, Kakek dan Paman Rudapaksa Bocah Kakak-Beradik di Depok Diketahui Sang Nenek
IRN menegaskan, tidak memiliki penyimpangan seksual dan tidak melakukan rudapaksa cucunya. Ia menyebut untuk cebokin anak pun tidak mau, apalagi perkosa dan memasukan lewat dubur.
"Kagak ada. Katanya saya melakukan di kamar mandi, itu tidak pernah. Si II (menantu dan ibu korban) ini adalah orang yang punya utang di sini, rajanya utang, rajanya bohong," ujarnya.
Lihat Juga :