4 Poin Keterangan Eks Kapolri Da’i Bachtiar Soal Kasus Vina Cirebon, Apa Saja?

Selasa, 11 Juni 2024 - 15:39 WIB
loading...
4 Poin Keterangan Eks...
Eks Kapolri Jenderal Polisi (Purn) Da’i Bachtiar buka suara terkait kasus pembunuhan Vina Cirebon setelah namanya ikut tersorot dalam perdebatan kasus tersebut. Foto/Dok.Okezone
A A A
CIREBON - Eks Kapolri Jenderal Polisi (Purn) Da’i Bachtiar akhirnya buka suara terkait kasus pembunuhan Vina Cirebon yang menggegerkan. Sebelumnya, namanya ikut tersorot dalam perdebatan panas kasus tersebut.

Sekadar mengingatkan, kasus pembunuhan Vina Cirebon terjadi pada 27 Agustus 2016 silam. Kendati sudah berlalu bertahun-tahun lamanya, kasus tersebut belum terungkap secara tuntas.

Baca juga: Hampir 8 Tahun Berlalu, 3 Pembunuh dan Pemerkosa Vina di Cirebon Masih Bebas Berkeliaran

Nah, kasus Vina Cirebon ini viral kembali usai munculnya film ‘Vina: Sebelum 7 Hari’ yang tayang di bioskop. Setelahnya, sejumlah isu pun bermunculan dan terus berkembang.

Adapun salah satunya turut menyeret nama eks Kapolri Da’i Bachtiar. Namanya muncul karena hubungannya dengan Brigjen Pol Adi Vivid Agustiadi yang saat ini menjabat sebagai Wakapolda DIY.



Sebelumnya, banyak unggahan di media sosial (medsos) yang menyebut bahwa ketika peristiwa pembunuhan Vina Cirebon pada 2016 terjadi, Adi Vivid Agustiadi adalah sosok yang menjadi Kapolresta Cirebon Kota waktu itu.

Selain itu, diungkap pula bahwa Adi Vivid Agustiadi ini merupakan putra mantan Kapolri Da'i Bachtiar.

Baca juga: Alasan Polda Jabar Hilangkan 2 DPO Kasus Vina Cirebon

Menanggapi tuduhan tersebut, Da’i Bachtiar menyampaikan klarifikasi. Eks Kapolri itu membeberkan beberapa fakta penting yang perlu diketahui. Berikut di antaranya:

Keterangan Da’i Bachtiar Terkait Kasus Vina Cirebon

1. Saat peristiwa pembunuhan terjadi, Kapolres Cirebon Kota Diduduki AKBP Indra Jafar


Pada 2016, Adi Vivid Agustiadi memang sempat menjadi Kapolres Cirebon Kota. Namun, saat mulai bertugas, kasus Vina Cirebon sudah diambil alih oleh Polda Jabar.

Lebih jauh, sosok yang sempat berkesempatan menangani kasus tersebut adalah Kapolres Cirebon Kota sebelum Adi Vivid, yakni Indra Jafar. Ketika Adi Vivid naik pada Desember 2016, kasus itu sudah ditarik ke Polda Jabar.

Alhasil, seluruh berkas perkara beserta para tersangka sudah tidak ada lagi di Polres Cirebon Kota. Selain itu, kasus tersebut juga sudah divonis di PN, sehingga tanggung jawab terkait DPO turut beralih di Polda Jabar.

2. Anak Adi Vivid Waktu itu Masih Berumur 2 Tahun


Selain tuduhan terhadap Adi Vivid sendiri, beberapa warganet juga sempat mengaitkan sang anak sebagai pelaku pembunuhan Vina. Namun, hal ini dengan cepat dibantah karena tidak masuk akal.

Sebagai informasi, kasus pembunuhan Vina dan pacarnya, Eki, di Cirebon terjadi pada 27 Agustus 2016. Waktu itu, anak dari Adi Vivid yang laki-laki masih berusia 2 tahun.

3. Andika Tidak Pernah Tinggal di Cirebon


Setelah tuduhan terhadap anak Adi Vivid patah, muncul lagi spekulasi yang menyebut pelakunya adalah cucu dari Da’i Bachtiar bernama Andika. Ia merupakan putra dari Bupati Indramayu Nina Agustina yang juga merupakan putri dari eks Kapolri tersebut.

Namun, pada tahun kejadian Andika masih berada di kelas 2 SMA di Jakarta. Ia pun tidak pernah tinggal di Kota Cirebon.

4. Meluruskan Berita yang Keliru


Media sosial memang tak bisa dikendalikan. Maka dari itu, tak jarang banyak berita-berita yang sebenarnya salah, tetapi viral dan dipercaya masyarakat.

Menanggapi isu keterlibatan keluarganya dalam kasus pembunuhan Vina Cirebon, Da’i Bachtiar menyebut pemberitaan terkait masalah ini sudah tidak sesuai dengan kenyataan. Sebaliknya, kondisi justru cenderung menyudutkan atau mendiskreditkan nama baik seseorang.

Maka dari itu, dirinya membuat klarifikasi ini untuk meluruskan berita-berita di medsos yang keliru.

Itulah beberapa keterangan eks Kapolri Da’i Bachtiar soal kasus Vina Cirebon.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Kolaborasi Bulog Cirebon...
Kolaborasi Bulog Cirebon dan Pemda Jaga Inflasi di Tengah Ketidakpastian Global
Deteksi Kesehatan Dini...
Deteksi Kesehatan Dini di Cirebon, 6 dari 10 Peserta Berisiko Tinggi
Identitas Pengeroyok...
Identitas Pengeroyok yang Lempar Korban dari Lantai 2 Jakbar Dikantongi Polisi
Tragis, Pria Tewas Dibacok...
Tragis, Pria Tewas Dibacok OTK di Cengkareng
Satgas Tetapkan 1 Jaringan...
Satgas Tetapkan 1 Jaringan KKB Tersangka Pembunuhan di Yahukimo
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Prancis Buka Penyelidikan...
Prancis Buka Penyelidikan Pembunuhan Khashoggi usai Ada Pengaduan terhadap Mohammed bin Salman
7 Alasan Penjagaan Putin...
7 Alasan Penjagaan Putin Diperketat, dari Konflik Elite Moskow hingga Kudeta MIliter
Rekomendasi
Prabowo Ajak Seluruh...
Prabowo Ajak Seluruh Elemen Bangsa Perkuat Persatuan di Tengah Keberagaman demi Kemajuan Bangsa
Putri Pelatih Norwegia...
Putri Pelatih Norwegia Bikin Heboh Piala Dunia 2026
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
4 Kasus Kecurangan Wasit...
4 Kasus Kecurangan Wasit Paling Buruk dalam Sepak Bola
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved