Sejumlah Pihak Kolaborasi Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024
Minggu, 09 Juni 2024 - 13:30 WIB
loading...
Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia setiap tanggal 5 Juni, diperingati oleh sejumlah pihak menggelar Aksi Bersih Pantai di Desa Teluk, Pandeglang, Banten. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia setiap tanggal 5 Juni, diperingati oleh sejumlah pihak dengan menggelar Aksi Bersih Pantai. Kegiatan ini digelar di Desa Teluk, Kabupaten Pandeglang, Banten, Jumat 7 Juni 2024.
Aksi ini merupakan rangkaian peringatan HLH yang telah dimulai sejak 5 Mei 2024 sampai 5 Juli 2024 dengan kolaborasi antar sektor, yaitu Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dunia usaha, Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kabupaten Pandeglang, TNI, masyarakat, dan generasi muda.
Bupati Pandeglang, Irna Narulita, dalam sambutannya menyampaikan, permasalahan utama timbulan sampah di Pantai Labuan berasal dari daratan dan lautan. Sumber daratan terjadi akibat kurang kesadaran dan belum adanya partisipasi aktif masyarakat untuk peduli dengan sampah. Sedangkan sumber lautan berasal dari pasang rob dan kejadian Tsunami tahun 2018.
Baca juga: Hari Lingkungan Hidup, Lakukan 4 Langkah Sederhana Jaga Bumi
Pemerintah Kabupaten Pandeglang kata Bupati Irna Narulita, tidak hanya diam dan telah melakukan langkah perbaikan dengan menerapkan Tindak Pidana Ringan (Tipiring) dengan mewajibkan retribusi kepada masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan.
"Selain itu, Pemerintah Kabupaten Pandeglang memiliki program Selasa Bersih yang melibatkan masyarakat dalam kerja bakti membersihkan lingkungan serta program pengelolaan sampah plastik menjadi bahan bakar jumputan yang bisa hasilkan 5-6 ton breket sampah per bulan beromzet 6 miliar yang dijual kepada PT PLN Banten Labuan sebagai alternatif pengganti batu bara," kata Irna Narulita dalam keterangan persnya, Minggu (9/6/2024).
Aksi bersih pantai merupakan program edukasi dan kampanye pelestarian pesisir laut kepada masyarakat. Aksi ini melibatkan 576 peserta dan turut hadir secara langsung PJ Gubernur Banten dan Bupati Pandeglang. Kehadiran mereka bertujuan memberikan dorongan kepada masyarakat setempat untuk tetap menjaga kebersihan pantai dan konsisten melakukan pengelolaan sampah.
Aksi ini merupakan rangkaian peringatan HLH yang telah dimulai sejak 5 Mei 2024 sampai 5 Juli 2024 dengan kolaborasi antar sektor, yaitu Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dunia usaha, Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kabupaten Pandeglang, TNI, masyarakat, dan generasi muda.
Bupati Pandeglang, Irna Narulita, dalam sambutannya menyampaikan, permasalahan utama timbulan sampah di Pantai Labuan berasal dari daratan dan lautan. Sumber daratan terjadi akibat kurang kesadaran dan belum adanya partisipasi aktif masyarakat untuk peduli dengan sampah. Sedangkan sumber lautan berasal dari pasang rob dan kejadian Tsunami tahun 2018.
Baca juga: Hari Lingkungan Hidup, Lakukan 4 Langkah Sederhana Jaga Bumi
Pemerintah Kabupaten Pandeglang kata Bupati Irna Narulita, tidak hanya diam dan telah melakukan langkah perbaikan dengan menerapkan Tindak Pidana Ringan (Tipiring) dengan mewajibkan retribusi kepada masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan.
"Selain itu, Pemerintah Kabupaten Pandeglang memiliki program Selasa Bersih yang melibatkan masyarakat dalam kerja bakti membersihkan lingkungan serta program pengelolaan sampah plastik menjadi bahan bakar jumputan yang bisa hasilkan 5-6 ton breket sampah per bulan beromzet 6 miliar yang dijual kepada PT PLN Banten Labuan sebagai alternatif pengganti batu bara," kata Irna Narulita dalam keterangan persnya, Minggu (9/6/2024).
Aksi bersih pantai merupakan program edukasi dan kampanye pelestarian pesisir laut kepada masyarakat. Aksi ini melibatkan 576 peserta dan turut hadir secara langsung PJ Gubernur Banten dan Bupati Pandeglang. Kehadiran mereka bertujuan memberikan dorongan kepada masyarakat setempat untuk tetap menjaga kebersihan pantai dan konsisten melakukan pengelolaan sampah.
Lihat Juga :