Gunung Marapi di Sumbar Erupsi, Kolom Letusan Capai 400 Meter di Atas Puncak
Minggu, 09 Juni 2024 - 07:11 WIB
loading...
A
A
A
Ahmad Rifandi mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Marapi, termasuk pendaki, pengunjung, dan wisatawan, untuk tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan dalam radius 4.5 kilometer dari pusat erupsi di Kawah Verbeek Gunung Marapi.
Selain itu, masyarakat yang tinggal di sekitar lembah, aliran, dan bantaran sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi diminta untuk waspada terhadap potensi ancaman bahaya lahar, terutama selama musim hujan.
Untuk menghindari gangguan kesehatan akibat abu vulkanik, Rifandi mengingatkan masyarakat agar menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA), serta menggunakan perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit. Selain itu, masyarakat diimbau untuk mengamankan sarana air bersih dan membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang tebal agar tidak roboh.
"Seluruh pihak agar menjaga kondusivitas suasana di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong (hoax), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat harap selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah," tambah Rifandi.
Selain itu, masyarakat yang tinggal di sekitar lembah, aliran, dan bantaran sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi diminta untuk waspada terhadap potensi ancaman bahaya lahar, terutama selama musim hujan.
Untuk menghindari gangguan kesehatan akibat abu vulkanik, Rifandi mengingatkan masyarakat agar menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA), serta menggunakan perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit. Selain itu, masyarakat diimbau untuk mengamankan sarana air bersih dan membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang tebal agar tidak roboh.
"Seluruh pihak agar menjaga kondusivitas suasana di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong (hoax), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat harap selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah," tambah Rifandi.
(hri)
Lihat Juga :