Soal Kereta Cepat Jakarta-Surabaya, Pemerintah Sebaiknya Bangun Kereta Konvensional
Selasa, 04 Juni 2024 - 14:10 WIB
loading...
Mengenai rencana pengadaan Kereta Cepat Jakarta-Surabaya, dinilai kurang bisa maksimal mendukung peningkatan dan pemerataan. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Rencana pengadaan Kereta Cepat Jakarta-Surabaya, dinilai kurang bisa maksimal mendukung peningkatan dan pemerataan. Hal ini dibandingkan jika pemerintah membangun jalur kereta api konvensional di luar Jawa.
Pengamat Transportasi Bambang Haryo Soekartono (BHS) menyampaikan pembangunan kereta api konvensional sebagai transportasi logistik dan angkutan massal penumpang pada pemerintahan Belanda sangat dikembangkan secara merata ke 4 pulau besar di Indonesia yaitu, Jawa, Sumatra, Kalimantan, bahkan Sulawesi hingga mencapai sekitar 7.300 km panjang rel yang sudah terbangun saat itu.
Sebagai contoh, di Sumatra sudah terbangun sekitar 2200 kilometer untuk merealisasikan Trans Sumatra dengan transportasi publik dan logistik massal saat itu.
"Saya mengharapkan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perhubungan, bisa mempertimbangkan untuk melanjutkan pembangunan sistem rel kereta api konvensional di luar Jawa sebagai prioritas, dibandingkan dengan pengadaan Kereta Api Cepat Jakarta-Surabaya," kata BHS, Selasa (4/6/2024).
Baca juga: 10 Kereta Tercepat di Dunia, Nomor 3 Digunakan Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Pengamat Transportasi Bambang Haryo Soekartono (BHS) menyampaikan pembangunan kereta api konvensional sebagai transportasi logistik dan angkutan massal penumpang pada pemerintahan Belanda sangat dikembangkan secara merata ke 4 pulau besar di Indonesia yaitu, Jawa, Sumatra, Kalimantan, bahkan Sulawesi hingga mencapai sekitar 7.300 km panjang rel yang sudah terbangun saat itu.
Sebagai contoh, di Sumatra sudah terbangun sekitar 2200 kilometer untuk merealisasikan Trans Sumatra dengan transportasi publik dan logistik massal saat itu.
"Saya mengharapkan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perhubungan, bisa mempertimbangkan untuk melanjutkan pembangunan sistem rel kereta api konvensional di luar Jawa sebagai prioritas, dibandingkan dengan pengadaan Kereta Api Cepat Jakarta-Surabaya," kata BHS, Selasa (4/6/2024).
Baca juga: 10 Kereta Tercepat di Dunia, Nomor 3 Digunakan Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Lihat Juga :