Jumlah Korban Keracunan Makanan di Bogor Bertambah Jadi 93 Orang
Selasa, 04 Juni 2024 - 13:59 WIB
loading...
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Syarifah Sofiah menjenguk korban keracunan makanan massal di Puskesmas Cipaku. Foto/SINDOnews/putra ramadhani astyawan
A
A
A
BOGOR - Jumlah warga yang diduga mengalami keracunan makanan massal di wilayah Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor bertambah. Tercatat, hingga siang ini jumlahnya mencapai 93 orang.
"Jadi tambahan (hari ini) itu 22 orang. Di Puskesmas Cipaku 19 orang, di RS Melania 2 orang dan di RS Yuliana 1 orang. Jadi total (siang ini) 93 orang dari kemarin 71 orang," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Syarifah Sofiah di Puskesmas Cipaku, Selasa (4/6/2024).
Dari ke-19 tambahan pasien baru tersebut, 4 orang dirujuk ke rumah sakit dan 15 orang dirawat di Puskesmas Cipaku. Untuk yang dirujuk kategori berat, sedangnya di pusesmas ringan dan sedang. "Rata-rata usia 20-43 hari ini saja. Anak-anak tadi ada 5. Jadi dewasa yang paling banyak," ungkapnya.
Baca juga: Puluhan Warga Prambanan Keracunan usai Santap Suguhan Hajatan, Diduga Es Krim Bermasalah
Diharapkan, tidak ada lagi penambahan pasien. Tetapi, apabila ada warga Cipaku yang mengeluhkan gejala seperti keracunan segera ke puskesmas. "Paling dekat dengan warga, mereka ke puskesmas di sini untuk rujukan. Jadi semua datang ke sini nanti dilihat kalau misalnya urgent butuh perawatan maka dari sini dirujuk ke rumah sakit," pungkasnya.
"Jadi tambahan (hari ini) itu 22 orang. Di Puskesmas Cipaku 19 orang, di RS Melania 2 orang dan di RS Yuliana 1 orang. Jadi total (siang ini) 93 orang dari kemarin 71 orang," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Syarifah Sofiah di Puskesmas Cipaku, Selasa (4/6/2024).
Dari ke-19 tambahan pasien baru tersebut, 4 orang dirujuk ke rumah sakit dan 15 orang dirawat di Puskesmas Cipaku. Untuk yang dirujuk kategori berat, sedangnya di pusesmas ringan dan sedang. "Rata-rata usia 20-43 hari ini saja. Anak-anak tadi ada 5. Jadi dewasa yang paling banyak," ungkapnya.
Baca juga: Puluhan Warga Prambanan Keracunan usai Santap Suguhan Hajatan, Diduga Es Krim Bermasalah
Diharapkan, tidak ada lagi penambahan pasien. Tetapi, apabila ada warga Cipaku yang mengeluhkan gejala seperti keracunan segera ke puskesmas. "Paling dekat dengan warga, mereka ke puskesmas di sini untuk rujukan. Jadi semua datang ke sini nanti dilihat kalau misalnya urgent butuh perawatan maka dari sini dirujuk ke rumah sakit," pungkasnya.
Lihat Juga :