Simak! Ini Aturan Baru Pengembalian Dana Pembatalan Tiket Kereta Api Antar Kota

Senin, 03 Juni 2024 - 12:05 WIB
loading...
Simak! Ini Aturan Baru Pengembalian Dana Pembatalan Tiket Kereta Api Antar Kota
PT KAI menetapkan kebijakan baru mengenai waktu pengembalian dana pembatalan tiket kereta api (KA) Antar Kota mulai 1 Juni 2024. Foto/Istimewa
A A A
SURABAYA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menetapkan kebijakan baru mengenai waktu pengembalian dana pembatalan tiket kereta api (KA) Antar Kota, mulai 1 Juni 2024.Pengembalian dana dilakukan paling lambat dalam waktu 7 hari setelah tanggal pembatalan.

Sebelumnya batas waktu pengembalian tiket yang dibatalkan penumpang yaitu 30 - 45 hari. Hal itu diungkapkan Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif.

“Ketentuan ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Dengan dipercepat proses pengembalian dana, dapat memberikan pengalaman yang lebih baik bagi para penumpang antar kota,” kata Luqman, Senin (3/6/2024).



Proses pengembalian dana dapat dilakukan dengan transfer melalui rekening bank atau e-wallet pelanggan, yang tentunya lebih cepat dan mudah bagi penumpang yang menggunakan layanan perbankan ataupun dompet digital.

Namun, bagi penumpang yang belum memiliki rekening bank atau dompet digital, KAI juga menawarkan solusi sementara berupa pengembalian secara tunai.

Pengembalian dapat dilakukan di stasiun tertentu yang telah ditetapkan oleh KAI, pada 7 hari setelah tanggal pembatalan.

Proses pembatalan tiket tetap dapat dilakukan pada aplikasi Access by KAI maupun loket stasiun yang melayani pembatalan tiket, dengan biaya administrasi sebesar 25% per tiket yang dibatalkan.



Di Daop 8 terdapat 6 stasiun yang melayani pembatalan tiket, yakni: Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, Malang, Mojokerto, Bojonegoro, dan Sidoarjo.

Adapun tata cara untuk melakukan pembatalan tiket di stasiun adalah sebagai berikut:

1. Penumpang yang bersangkutan sesuai tercantum dalam Boarding Pass atau apabila diwakilkan wajib melampirkan surat kuasa bermaterai dari pemilik Boarding Pass kepada yang dikuasakan untuk melakukan pembatalan. Disertai identitas pemilik Boarding Pass dan juga penerima kuasa.

2. Penumpang mengisi form dan memberikan kepada petugas Customer Service disertai kartu identitas asli

3. Petugas Customer Service memeriksa keabsahan tiket dan memeriksa syarat dan ketentuan yang berlaku, selanjutnya mengarahkan penumpang untuk melakukan pembatalan di loket yang ditentukan

4. Petugas Loket menginput data penumpang yang telah diverifikasi oleh Customer Service dan melakukan konfirmasi ulang kepada pelanggan.

5. Petugas Loket mengembalikan kartu identitas dan juga menginfokan kepada penumpang pengembalian maksimal 7 hari atau jika penumpang belum memiliki rekening bank maka pengembalian secara tunai.

Selain secara manual, pembatalan tiket KA juga bisa dilakukan melalui Aplikasi Access by KAI, meskipun pembelian tiket melalui aplikasi lain dan/atau aplikasi Acces by KAI.

Berikut adalah cara melakukan pembatalan tiket melalui aplikasi Access by KAI:

1. Apabila pembelian melalui aplikasi selain Acces by KAI, bisa ditambahkan e-tiket melalui menu tiket, klik cek dan tambah tiket, masukkan kode booking, lanjutkan

2. Di menu tiket, klik tiket yang akan dibatalkan, pilih menu Kelola pesanan anda, pilih pembatalan tiket

3. Cek list penumpang yang akan melakukan pembatalan, masukkan no rekening / e-wallet, lanjutkan dan selesai.

Penumpang dapat membatalkan tiket di aplikasi Access by KAI selambatnya 2 jam sebelum keberangkatan KA, atau di loket stasiun selambatnya 30 menit sebelum keberangkatan KA

Luqman menambahkan, penumpangyang membatalkan perjalanan kini tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan kembali dana mereka. Sehingga proses pembatalan menjadi lebih mudah dan tidak memberatkan.

“Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan dan kepuasan penumpang terhadap layanan KAI,” terangnya.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright © 2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.1899 seconds (0.1#10.140)
pixels