Banjir dan Longsor Terjang 5 Kecamatan di Landak, 2.150 Rumah Terdampak
Jum'at, 24 Mei 2024 - 13:48 WIB
loading...
Banjir dan longsor melanda 5 kecamatan di Kabupaten Landak di Kalimantan Barat. Foto/BNPB
A
A
A
LANDAK - Banjir dan longsor melanda 5 kecamatan di Kabupaten Landak di Kalimantan Barat. Lima kecamatan terdampak, Kecamatan Ngabang, Kecamatan Jelimpo, Kecamatan Kuala Behe, Kecamatan Air Besar, dan Kecamatan Sengah Temila.
“Hujan deras dan angin kencang merendam 2.150 rumah warga dengan ketinggian berkisar antara 50 hingga 170 sentimeter. Banjir juga merusak 3 unit jembatan,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Jumat (24/5/2024).
Sementara 5 keluarga harus mengungsi ke posko pengungsian yang telah didirikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Landak yang berada di Aula Kantor Kecamatan Ngabang.
Baca Juga: 1.270 Warga Mamasa Terdampak Longsor, Status Tanggap Darurat hingga 4 Juni 2024
Selain itu, longsoran terjadi di dua titik yang berada di Kecamatan Ngabang dan Kecamatan Jelimpo. Dua unit alat berat dari Dinas Lingungan Hidup Kabupaten Landak dan PKS PBL Engkadu segera diturunkan membersihkan material tanah longsor di Kecamatan Ngabang.
“Hujan deras dan angin kencang merendam 2.150 rumah warga dengan ketinggian berkisar antara 50 hingga 170 sentimeter. Banjir juga merusak 3 unit jembatan,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Jumat (24/5/2024).
Sementara 5 keluarga harus mengungsi ke posko pengungsian yang telah didirikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Landak yang berada di Aula Kantor Kecamatan Ngabang.
Baca Juga: 1.270 Warga Mamasa Terdampak Longsor, Status Tanggap Darurat hingga 4 Juni 2024
Selain itu, longsoran terjadi di dua titik yang berada di Kecamatan Ngabang dan Kecamatan Jelimpo. Dua unit alat berat dari Dinas Lingungan Hidup Kabupaten Landak dan PKS PBL Engkadu segera diturunkan membersihkan material tanah longsor di Kecamatan Ngabang.
Lihat Juga :