Cegah PMI Terjerat TPPO, Imigrasi Bekasi Beri Edukasi Warga Desa Sindangjaya
Rabu, 22 Mei 2024 - 20:52 WIB
loading...
Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bekasi Akbar Drajat Bogitara dalam Program Desa Binaan Imigrasi di Aula Kantor Desa Sindangjaya, Kabupaten Bekasi, Selasa (21/5/2024). Foto/SINDOnews
A
A
A
BEKASI - Program Desa Binaan Imigrasi bekerja sama dengan perangkat desa menggelar kegiatan sosialisasi kepada masyarakat itu di Aula Kantor Desa Sindangjaya, Kabupaten Bekasi, Selasa (21/5/2024). Program ini memberikan edukasi, kemudahan akses, serta menjaring informasi terkait pencegahan bertambahnya jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) non prosedural.
"PMI non prosedural ini berisiko tinggi untuk terjerat TPPO, karena tidak adanya jaminan keamanan yang didapatkan untuk bekerja di luar negeri," ujar Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bekasi Akbar Drajat Bogitara dalam keterangan, Selasa (21/5/2024).
Baca juga: Syuting Reality Show Tanpa Izin, 2 Produser asal Korea Selatan Dideportasi Imigrasi Bali
Kegiatan edukasi ini juga bertujuan meminimalisir PMI terjerat Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) ke sejumlah negara. Sebab masyarakat akan mendapatkan informasi yang jelas terkait dengan alur pendaftaran PMI dan paspor.
Pada kegiatan tersebut, Akrab menyampaikan bagi masyarakat yang akan bekerja di luar negeri diharapkan sudah menyelesaikan proses pendaftaran PMI di BP3MI Jawa Barat sebelum mengajukan permohonan paspor.
"PMI non prosedural ini berisiko tinggi untuk terjerat TPPO, karena tidak adanya jaminan keamanan yang didapatkan untuk bekerja di luar negeri," ujar Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bekasi Akbar Drajat Bogitara dalam keterangan, Selasa (21/5/2024).
Baca juga: Syuting Reality Show Tanpa Izin, 2 Produser asal Korea Selatan Dideportasi Imigrasi Bali
Kegiatan edukasi ini juga bertujuan meminimalisir PMI terjerat Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) ke sejumlah negara. Sebab masyarakat akan mendapatkan informasi yang jelas terkait dengan alur pendaftaran PMI dan paspor.
Pada kegiatan tersebut, Akrab menyampaikan bagi masyarakat yang akan bekerja di luar negeri diharapkan sudah menyelesaikan proses pendaftaran PMI di BP3MI Jawa Barat sebelum mengajukan permohonan paspor.
Lihat Juga :