Begini Kondisi Jenazah Korban Pesawat Jatuh di BSD
Minggu, 19 Mei 2024 - 21:25 WIB
loading...
Jenazah korban pesawat latih PK-IFP 172 yang jatuh di kawasan BSD Tanggerang Selatan tiba di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (19/5/2024). FOTO/MPI/DANAN DAYA ARYA PUTRA
A
A
A
JAKARTA - RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur telah menerima tiga jenazah pesawat jatuh di BSD, Tanggerang Selatan, Minggu (19/5/2024). Kepala RS Polri Brigjen Pol Hariyanto menyebut kondisi jenazah tidak mengalami luka bakar. Namun, kata dia, kondisinya cukup memprihatinkan karena korban mengalami benturan yang cukup keras.
"Luka bakar enggak ada, tapi hanya luka benturan yang sangat keras bisa dibayangkan jatuh dengan terbentur," kata Hariyanto di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur , Minggu (19/5/2024).
Sejauh ini, proses identifikasi terhadap tiga korban masih terus dilakukan. Untuk proses otopsi RS Polri masih menunggu persetujuan pihak keluarga.
"Sudah dimulai (proses identifikasi) jadi untuk pemeriksaan luar saja. Sambil menunggu persetujuan keluarga apakah akan dilakukan autopsi atau pemeriksaan dalam, itu koordinasi dari pada penyidik kepada keluarga ini yang kami tunggu," katanya.
Nantinya hasil otopsi yang telah disetujui oleh pihak keluarga bisa digunakan sebagai tambahan data untuk mengetahui penyebab jatuhnya pesawat tersebut.
"Karena otopsi itu sebab kematian. Karena apa mungkin banyak sekali alternatif-alternatifnya yang perlu pemeriksaan-pemeriksaan lanjutan yang lain sehingga agak lama," ujarnya.
"Luka bakar enggak ada, tapi hanya luka benturan yang sangat keras bisa dibayangkan jatuh dengan terbentur," kata Hariyanto di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur , Minggu (19/5/2024).
Sejauh ini, proses identifikasi terhadap tiga korban masih terus dilakukan. Untuk proses otopsi RS Polri masih menunggu persetujuan pihak keluarga.
"Sudah dimulai (proses identifikasi) jadi untuk pemeriksaan luar saja. Sambil menunggu persetujuan keluarga apakah akan dilakukan autopsi atau pemeriksaan dalam, itu koordinasi dari pada penyidik kepada keluarga ini yang kami tunggu," katanya.
Nantinya hasil otopsi yang telah disetujui oleh pihak keluarga bisa digunakan sebagai tambahan data untuk mengetahui penyebab jatuhnya pesawat tersebut.
"Karena otopsi itu sebab kematian. Karena apa mungkin banyak sekali alternatif-alternatifnya yang perlu pemeriksaan-pemeriksaan lanjutan yang lain sehingga agak lama," ujarnya.
Lihat Juga :