Kapusdokkes Polri Irjen Pol Asep Hendradiana Usulkan Penanganan Malapraktik Melalui Keadilan Restoratif

Sabtu, 18 Mei 2024 - 10:12 WIB
loading...
Kapusdokkes Polri Irjen...
Kepala Pusdokkes Polri, Irjen Pol Dr. Asep Hendradiana, Sp.An-TI, Subsp.UC (K), M.Kes, dalam disertasi ujian promosi doktor di Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, Jawa Tengah. Foto/Ist
A A A
SEMARANG - Tingginya kasus dugaan malapraktik yang melibatkan tenaga medis menjadi perhatian serius dari berbagai pihak. Pusat Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Pusdokkes Polri) mengajukan usulan inovatif yaitu penanganan dugaan malapraktik melalui pendekatan keadilan restoratif.

Keadilan restoratif merupakan pendekatan penyelesaian konflik hukum yang bertujuan untuk mencapai keadilan melalui mediasi antara korban dan pelaku, sambil memperhatikan kondisi keluarga pasien dan tenaga medis. Usulan ini disampaikan oleh Kepala Pusdokkes Polri, Irjen Pol Dr. Asep Hendradiana, Sp.An-TI, Subsp.UC (K), M.Kes, dalam disertasi ujian promosi doktor di Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (17/5/2024).

Menurut Asep, penyelesaian melalui keadilan restoratif memungkinkan pihak korban malapraktik atau keluarga mendapatkan hak-haknya, sementara tenaga medis yang diduga melakukan malapraktik tetap dapat memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat. "Hingga saat ini, seorang tenaga medis dalam menjalankan fungsinya tidak pernah berniat menyakiti, apalagi sengaja melakukan tindakan yang menyebabkan kematian," tegasnya.

Baca Juga: Polisi Sita 2 Barang Bukti Kasus Dugaan Malapraktik Bidan di Prabumulih

Dalam disertasi berjudul "Rekonstruksi Regulasi Penanganan Dugaan Malapraktik oleh Tenaga Medis Berbasis Keadilan Restoratif", Asep berharap pendekatan ini akan menghilangkan keraguan dan rasa takut pasien dalam menerima layanan medis. Dengan demikian, tenaga medis juga tidak akan ragu dalam memberikan penanganan medis kepada pasien.

"Dengan penyelesaian melalui keadilan restoratif, pasien tidak akan ragu menerima layanan kesehatan dari tim medis, karena tidak ada tenaga medis yang berniat menyakiti atau menyebabkan kematian pada pasien yang mereka tangani," tambah Asep.

Dalam ujian doktor tersebut, Asep Hendradiana didampingi oleh Kabiddokes Polda Jatim Kombes Pol Dr. Erwinn Zainul Hakim dan beberapa Kepala Rumah Sakit Bhayangkara di jajaran Jatim.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mutasi Besar di Polda...
Mutasi Besar di Polda Lampung, Kapolresta hingga 6 Kapolres Diganti
Rotasi Polda Metro Jaya:...
Rotasi Polda Metro Jaya: Kapolres, Wakapolres, hingga Wadir Krimum
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
Dari Satlantas Manado...
Dari Satlantas Manado ke Propam, Karier Moncer Polwan Iptu Priscilla Tissy Atotoy
Kapolri Naikkan Pangkat...
Kapolri Naikkan Pangkat 4 Pati Polri Jadi Komjen, Ini Daftar Lengkapnya
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara ke-80 Jadi Evaluasi untuk Wujudkan Harapan Warga
Rekomendasi
Belanda Tersingkir,...
Belanda Tersingkir, Rekor Bersejarah Berakhir
RGI dan NNA Jalin Kemitraan,...
RGI dan NNA Jalin Kemitraan, Perluas Distribusi SKT ke Wilayah Baru
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Berita Terkini
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Ringankan Beban Warga Kendari
Roy Suryo Siapkan Saksi...
Roy Suryo Siapkan Saksi Buktikan Penangkapannya Tidak Sesuai Aturan
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Sultra Diserbu Warga
BMKG Perkirakan Fenomena...
BMKG Perkirakan Fenomena El Nino Berlangsung 9-12 Bulan
Polda Metro Jaya Minta...
Polda Metro Jaya Minta Hakim Tolak Seluruh Permintaan Praperadilan Roy Suryo
Bibit Siklon Tropis...
Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Gelombang Tinggi
Infografis
7 Kombes Pecah Bintang...
7 Kombes Pecah Bintang Jadi Brigjen Dalam Mutasi Polri Januari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved