Tiba di Timika, Anggota KKB Pembunuh Danramil Aradide Kenal Baik Korban dan Sering Diberi Sembako
Minggu, 12 Mei 2024 - 16:42 WIB
loading...
Anggota KKB Anan Nawipa telah tiba di Posko Timika dikawal personil Satgas Damai Cartenz, Minggu (12/5/2024). Foto/Nathan Making
A
A
A
TIMIKA - Anggota KKB Anan Nawipa telah tiba di Posko Timika dikawal personil Satgas Damai Cartenz, Minggu (12/5/2024). Anan Nawipa mengakui sebagai pelaku pembunuhan almarhum Danramil 1703-4/Aradide, Lettu (Anm) Oktovianus Sogalrey.
Anan Nawipa mengakui Kelompoknya lah yang melakukan pembunuhan terhadap Danramil 1703-4/Aradide karena sangat membenci anggota TNI-Polri. Anan Nawipa ditangkap pada Sabtu 11 Mei 2024 dan diketahui membawa telepon genggam milik korban Lettu (Anm) Oktovianus Sogalrey.
Anan Nawipa merupakan anggota KKB pimpinan Osea Satu Boma dan sudah bergabung selama satu tahun yang bermarkas di Markas Kebo. Anan Nawipa lahir di Widimeida, 6 Juli 1991, beralamat di Kampung Widimeida, Kabupaten Paniai.
Baca juga; Satgas Cartenz Tangkap Pembunuh Danramil Aradide Paniai, Ini Tampangnya
Kepala Operasi Damai Cartenz 2024 Kombes Pol Dr Faizal Ramadhani SSos, SIK, MH, menjelaskan bahwa Anan Nawipa juga DPO Polres Nabire yang kerap melakukan kejahatan yaitu Curanmor sejumlah 12 sepeda motor dan penjambretan sejumlah 2 kasus. Atas aksinya Anan Nawipa pernah ditangkap oleh Polres Nabire namun berhasil melarikan diri.
“Anan Nawipa juga anggota KKB yang terlibat dalam pembunuhan terhadap Danramil 1703-4/Aradide. Untuk perannya masih akan didalami oleh penyidik Satgas Gakkum Operasi Damai Cartenz di Timika," ujar Kombes Pol Faizal Ramadhani.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024, AKBP Dr. Bayu Suseno menambahkan, Anan Nawipa mengenal baik korban Lettu (Anm) Oktovianus Sogalrey, karena sering memberi sembako untuk keluarganya yang tinggal di Kp Ekadide.
Baca juga; Danramil Aradide Papua Tewas Ditembak OPM, Kapendam Cenderawasih: Mereka Pelanggar HAM Sebenarnya!
“Ya, sangat disayangkan padahal almarhum sangat dekat dengan pelaku selama ini. Pelaku juga mengklarifikasi bahwa statement yang pernah diucapkan oleh kelompoknya, Kodap XIII Kegepa Nipouda bahwa semasa hidup almarhum pernah membagi-bagikan racun kepada masyarakat adalah tidak benar,“ ujar Bayu.
Anan Nawipa mengakui Kelompoknya lah yang melakukan pembunuhan terhadap Danramil 1703-4/Aradide karena sangat membenci anggota TNI-Polri. Anan Nawipa ditangkap pada Sabtu 11 Mei 2024 dan diketahui membawa telepon genggam milik korban Lettu (Anm) Oktovianus Sogalrey.
Anan Nawipa merupakan anggota KKB pimpinan Osea Satu Boma dan sudah bergabung selama satu tahun yang bermarkas di Markas Kebo. Anan Nawipa lahir di Widimeida, 6 Juli 1991, beralamat di Kampung Widimeida, Kabupaten Paniai.
Baca juga; Satgas Cartenz Tangkap Pembunuh Danramil Aradide Paniai, Ini Tampangnya
Kepala Operasi Damai Cartenz 2024 Kombes Pol Dr Faizal Ramadhani SSos, SIK, MH, menjelaskan bahwa Anan Nawipa juga DPO Polres Nabire yang kerap melakukan kejahatan yaitu Curanmor sejumlah 12 sepeda motor dan penjambretan sejumlah 2 kasus. Atas aksinya Anan Nawipa pernah ditangkap oleh Polres Nabire namun berhasil melarikan diri.
“Anan Nawipa juga anggota KKB yang terlibat dalam pembunuhan terhadap Danramil 1703-4/Aradide. Untuk perannya masih akan didalami oleh penyidik Satgas Gakkum Operasi Damai Cartenz di Timika," ujar Kombes Pol Faizal Ramadhani.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024, AKBP Dr. Bayu Suseno menambahkan, Anan Nawipa mengenal baik korban Lettu (Anm) Oktovianus Sogalrey, karena sering memberi sembako untuk keluarganya yang tinggal di Kp Ekadide.
Baca juga; Danramil Aradide Papua Tewas Ditembak OPM, Kapendam Cenderawasih: Mereka Pelanggar HAM Sebenarnya!
“Ya, sangat disayangkan padahal almarhum sangat dekat dengan pelaku selama ini. Pelaku juga mengklarifikasi bahwa statement yang pernah diucapkan oleh kelompoknya, Kodap XIII Kegepa Nipouda bahwa semasa hidup almarhum pernah membagi-bagikan racun kepada masyarakat adalah tidak benar,“ ujar Bayu.
(wib)
Lihat Juga :