Masuk Musim Kemarau, BMKG Ingatkan Potensi Bencana Masih Terjadi

Sabtu, 11 Mei 2024 - 17:34 WIB
loading...
Masuk Musim Kemarau,...
BMKG memprediksi peralihan musim dari musim hujan ke musim kemarau secara bertahap terjadi dimulai pada Mei 2024 hingga beberapa bulan ke depan. Foto/Ilustrasi/Dok.MPI
A A A
BANDUNG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi peralihan musim dari musim hujan ke musim kemarau secara bertahap terjadi dimulai pada Mei 2024 hingga beberapa bulan ke depan.

Sekurang-kurangnya baru 8 persen wilayah Indonesia yang telah memasuki musim kemarau di awal Mei ini. Delapan persen wilayah ini sama halnya dengan 56 zona musim atau zom dari seluruh zom.

Baca juga: BMKG: 69% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau

"Hingga awal Mei 2024 menunjukkan bahwa baru sebanyak 8 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau," kata Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan dikutip laman resmi BMKG, Sabtu (11/5/2024).

Adapun wilayah yang telah memasuki periode musim kemarau tersebut meliputi sebagian Aceh, sebagian Sumatera Utara, Riau bagian utara, sekitar Pangandaran Jawa Barat, sebagian Sulawesi Tengah, dan sebagian Maluku Utara.



Dalam beberapa pekan ke depan terdapat sejumlah wilayah Indonesia yang juga bakal mengalami musim kemarau, seperti sebagian Nusa Tenggara, sebagian pulau Jawa, sebagian pulau Sumatera, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Maluku, serta Papua bagian timur dan selatan.

"Meskipun demikian, sekitar 76 persen wilayah Indonesia lainnya (530 zom) masih berada pada periode musim hujan," ujarnya.

Baca juga: Eropa Dilanda Kemarau Terburuk dalam Sejarah

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengatakan, dalam proses peralihan musim, cuaca kerap tak menentu.

"Kadang panas atau terik yang mengakibatkan banyak orang yang merasakan gerah, tapi terkadang masih terjadi hujan dengan intensitas yang beragam di sebagian wilayah Indonesia," katanya.

Menurutnya, kondisi ini adalah hal yang umum terjadi saat proses peralihan musim, dari hujan ke musim kemarau.

"Periode peralihan ini umumnya dicirikan dengan kondisi pagi hari yang cerah, siang hari yang terik dengan pertumbuhan awan yang pesat diiringi peningkatan suhu udara, kemudian terjadi hujan pada siang menjelang sore hari atau sore menjelang malam hari," jelasnya.

Dalam menghadapi peralihan musim hujan ke musim kemarau, pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan sembari terus meningkatkan kewaspadaannya. Sebab, potensi terjadinya bencana masih bisa terjadi, terutama banjir di daerah-daerah yang memang rawan akan timbulnya bencana ini.

"Tetap tenang meski perlu tetap waspada terhadap potensi bencana terutama banjir yang sewaktu-waktu dapat terjadi," imbuhnya.

Masyarakat juga perlu mengenali potensi bencana di lingkungan masing-masing khususnya di daerah rawan bencana.

Adapun langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat salah satunya dengan tidak membuang sampah sembarangan, bergotong royong menjaga kebersihan dan menata lingkungan sekitarnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Kekeringan Meluas, BNPB...
Kekeringan Meluas, BNPB Laporkan Ribuan Warga Terdampak
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
BMKG Peringatkan Siklon...
BMKG Peringatkan Siklon Tropis Mekkhala Menguat, Wilayah Ini Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
El Nino Diprediksi Mulai...
El Nino Diprediksi Mulai Pertengahan 2026, BMKG: Waspada Potensi Karhutla
Pantau Badai Monsun...
Pantau Badai Monsun di Teluk Benggala, BMKG Ungkap Dampaknya ke Indonesia
BMKG Prediksi Kemarau...
BMKG Prediksi Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Berlangsung Lebih Panjang
Rekomendasi
Gelar Santunan Yatim...
Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa, PT Pegadaian CPS Pondok Aren Perkokoh Komitmen ESG
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
8 Kepolisian Terbaik...
8 Kepolisian Terbaik di Dunia 2025, Apakah Polri Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved