Modus Potong Saldo Dobel Kembali Marak di Transjakarta

Selasa, 07 Mei 2024 - 16:06 WIB
loading...
Modus Potong Saldo Dobel...
Penumpang melakukan Tap In di Halte Transjakarta Sarinah. Modus potong saldo dobel di mesin tap in dan tap out kembali marak. Foto/Anton C
A A A
JAKARTA - Transjakarta merupakan moda transportasi massal favorit warga Jakarta. Selain karena tarifnya yang terjangkau, fasilitas halte Transjakarta dan armada bus yang telah diperbarui, membuat Transjakarta semakin nyaman untuk digunakan.

Saat ini, Transjakarta melayani satu juta penumpang per hari. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jakarta menyebutkan, sepanjang Januari 2024 jumlah penumpang Transjakarta mencapai 30,93 juta orang, sedangkan sepanjang Maret 2024 mencapai 30,08 juta orang.

PT Transjakarta sebagai operator sistem angkutan yang dulu populer dengan sebutan Busway itu menerapkan kebijakan satu kartu untuk satu penumpang dan pengenaan biaya perjalanan dibebankan saat penumpang menempelkan kartu di gate out halte Transjakarta pada akhir 2022.

Pada awal penerapannya 2022, sistem baru itu menghadirkan masalah bagi masyarakat. Beberapa pengguna Transjakarta harus membayar dobel karena saldo di kartu pembayaran terpotong dua kali saat melakukan tap in maupun tap out. Satu setengah tahun berjalan, masalah tersebut masih kerap di Jumpai.

Di halte Transjakarta Masjid Agung Jalan Sisingamangaraja misalnya, beberapa penumpang mengaku kerap mengalami pemotongan saldo di kartu pembayaran sebanyak dua kali di koridor I yang melayani rute Blok M-Kota itu. “Anak saya isi saldo kartu Rp40.000 digunakan dua kali langsung habis,”ujar seorang ibu kepada SINDOnews di halte Transjakarta Masjid Agung beberapa waktu lalu, Senin (7/5/2024).

SINDOnews pun mencoba beberapa kali melakukan perjalanan menggunakan Transjakarta dengan empat kartu dari bank yang berbeda. E-Money terbitan Bank Mandiri, Flazz dari BCA, TapCash yang diterbitkan BNI maupun Brizzi, kartu pembayaran yang diterbitkan BRI.

Pada awalnya, proses tap in dan tap out berjalan normal. Namun, di waktu-waktu tertentu, mesin tap in melakukan reset dan memotong saldo. Saat melakukan tap out pun saldo kembali terpotong. Dua mesin tap in dan tap out tersebut berada di Halte Masjid Agung dan Sarinah. Alhasil, kartu-kartu yang terreset otomatis di mesin tap in akan mengalami pemotongan dua kali di mesin tap in maupun tap out meskipun yang digunakan adalah kartu baru.

Ishadi, pengguna Transjakarta juga mengalami hal serupa. Kartunya terreset saat melakukan tap in. “Padahal sebelumnya sudah tap out. Pas perjalanan selanjutnya, tertulis reset dan tap in. Alhasil saldo jadi kepotong dua kali per trip/perjalanan,”keluhnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan...
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan Akun dan Verifikasi KK Jenjang SMA dan SMK Telah Dibuka
KJP Juni 2026 Belum...
KJP Juni 2026 Belum Cair? Simak Prediksi Tanggal Pencairan dan Cara Mengurusnya
Rekomendasi
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Berita Terkini
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved