Taruna Tewas Dianiaya Senior, Ketua Umum PP KMHDI Desak Kemenhub Copot Kepala STIP

Minggu, 05 Mei 2024 - 15:17 WIB
loading...
Taruna Tewas Dianiaya...
Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia mendesak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencopot Kepala Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia mendesak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencopot Kepala Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta. Termasuk mengusut tuntas kasus kekerasan yang berujung meninggalnya Putu Satria Ananta Rustika.

Ketua Umum KMHDI Wayan Darmawan menegaskan, harus ada langkah cepat dari kepolisian dan Kemenhub mengusut tuntas kasus tersebut. Pasalnya, kasus kekerasan ini sudah keempat kalinya terjadi di STIP.

Jika tidak, sama dengan melegalkan kasus kekerasan didunia pendidikan. ”Pihak berwenang harus segara melakukan langkah-langkah untuk mengusut tuntas kasus ini. Jangan sampai menganggap kasus kekerasan berbasis senioritas merupakan hal normal dalam sekolah kedinasan, terlebih ini sudah sampai 4 kali di STIP," kata Darmawan, Minggu (5/5/2024).

Baca juga: Penganiayaan Mahasiswa STIP Berlangsung saat Jam Kegiatan Belajar

Darmawan meminta agar pelaku kekerasan, terutama yang diduga kuat terkait dengan senioritas untuk ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku.

"Dari segi hukum, kasus seperti ini harus ditangani dengan serius. Pasal 340 KUHP menyatakan barang siapa dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain, diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama 20 tahun," ujarnya.

Baca juga: Panik, Tersangka Penganiaya Taruna STIP Sempat Berusaha Beri Bantuan Tarik Lidah Korban
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
Kasus DJKA, KPK Telusuri...
Kasus DJKA, KPK Telusuri Dugaan Penerimaan Gratifikasi di Kemenhub
Kasus Korupsi Pengadaan...
Kasus Korupsi Pengadaan Jalur Kereta Api, KPK Panggil 3 ASN Kemenhub
Rekomendasi
Piala Dunia 2026: FIFA...
Piala Dunia 2026: FIFA Diam-Diam Ubah Ritual VAR
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
FIFA: Gestur Kontroversial...
FIFA: Gestur Kontroversial Asisten Wasit VAR Tak Langgar Aturan
Berita Terkini
Gempa Besar Berkekuatan...
Gempa Besar Berkekuatan M6,7 Guncang Palu Sulteng
Soal Insiden di UGM,...
Soal Insiden di UGM, Wamentan: Kita Demokratis, Siap Diskusi dengan Siapapun
Sambut 1 Muharram, Ulama...
Sambut 1 Muharram, Ulama Ajak Masyarakat Tolak Provokasi dan Jaga Persatuan Umat
Kronologi Mahasiswa...
Kronologi Mahasiswa Geruduk Budiman Sudjatmiko, Sudaryono dan Nusron Wahid saat Diskusi di UGM
Dari Keinginan Bahagiakan...
Dari Keinginan Bahagiakan Orang Tua, Lahir Warung Irine Gresik
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved