Triwulan Pertama 2020, Bank Danamon Catat Laba Bersih Rp1,25 Triliun
Jum'at, 01 Mei 2020 - 13:07 WIB
loading...
Kantor Bank Danamon. Foto/danamon.co.id
A
A
A
BANDUNG - PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Bank Danamon) mengumumkan pencapaian laba bersih setelah pajak (NPAT) sebesar Rp1,25 triliun pada triwulan pertama tahun 2020 atau tumbuh 33% dari tahun sebelumnya.
Pertumbuhan NPAT ini didorong oleh fokus Bank pada mesin pertumbuhan kunci. Yaitu kredit pada segmen Enterprise Banking dan Consumer Mortgage serta pembiayaan kendaraan bermotor. Pertumbuhan laba bersih ini juga didukung oleh komposisi yang lebih baik dalam pendapatan biaya (fee-based income) serta pendanaan yang lebih kokoh.
Misalnya pertumbuhan giro dan tabungan (CASA) sebesar 17% dibandingkan setahun sebelumnya menjadi Rp59,7 triliun. Pencapaian ini bertepatan dengan satu tahun Bank Danamon menjadi bagian dari MUFG, salah satu institusi keuangan terbesar di dunia. Tahun lalu, MUFG juga menggabungkan Bank Nasional Parahyangan (BNP) menjadi Danamon.
"Ini hasil positif dari kolaborasi antara Bank Danamon dan MUFG serta mitra usaha kami mulai tampak. Segmen Enterprise Banking mulai menunjukkan pertumbuhan kredit signifikan. Sementara itu, pendapatan biaya didorong oleh perpanjangan kemitraan Bancassurance strategis kami dengan Manulife Indonesia,” kata Direktur Utama Bank Danamon Yasushi Itagaki dalam siaran persnya, Jumat (1/5/2020).
Pertumbuhan pada portofolio kredit di segmen kunci kredit di segmen Enterprise Banking yang terdiri dari segmen Perbankan Korporasi, Perbankan Komersial dan Institusi Keuangan atau EB & FI. Segmen ini naik 22% menjadi Rp49,5 triliun.
Pertumbuhan NPAT ini didorong oleh fokus Bank pada mesin pertumbuhan kunci. Yaitu kredit pada segmen Enterprise Banking dan Consumer Mortgage serta pembiayaan kendaraan bermotor. Pertumbuhan laba bersih ini juga didukung oleh komposisi yang lebih baik dalam pendapatan biaya (fee-based income) serta pendanaan yang lebih kokoh.
Misalnya pertumbuhan giro dan tabungan (CASA) sebesar 17% dibandingkan setahun sebelumnya menjadi Rp59,7 triliun. Pencapaian ini bertepatan dengan satu tahun Bank Danamon menjadi bagian dari MUFG, salah satu institusi keuangan terbesar di dunia. Tahun lalu, MUFG juga menggabungkan Bank Nasional Parahyangan (BNP) menjadi Danamon.
"Ini hasil positif dari kolaborasi antara Bank Danamon dan MUFG serta mitra usaha kami mulai tampak. Segmen Enterprise Banking mulai menunjukkan pertumbuhan kredit signifikan. Sementara itu, pendapatan biaya didorong oleh perpanjangan kemitraan Bancassurance strategis kami dengan Manulife Indonesia,” kata Direktur Utama Bank Danamon Yasushi Itagaki dalam siaran persnya, Jumat (1/5/2020).
Pertumbuhan pada portofolio kredit di segmen kunci kredit di segmen Enterprise Banking yang terdiri dari segmen Perbankan Korporasi, Perbankan Komersial dan Institusi Keuangan atau EB & FI. Segmen ini naik 22% menjadi Rp49,5 triliun.
Lihat Juga :