Aksi Sosial Ini Bantu Terangi Warga Halmahera Selatan yang Belum Teraliri Listrik
Jum'at, 03 Mei 2024 - 21:58 WIB
loading...
Pesisir Desa Yomen di Halmahera Selatan, Maluku Utara. Desa ini merupakan salah satu daerah yang belum teraliri listrik. Foto/Ist
A
A
A
HALMAHERA SELATAN - Pemerintah terus menggenjot capaian rasio elektrifikasi khususnya di daerah-daerah seperti di Maluku, Maluku Utara, Papua, Nusa Tenggara Timur dan pulau-pulau terpencil lainnya.
Daya beli masyarakat dan ketersediaan infrastruktur adalah dua tantangan besar yang mempengaruhi capaian rasio elektrifikasi di Indonesia. Akses infrastruktur merupakan kendala terbesar untuk mengalirkan desa-desa terpencil dan daerah yang kondisi geografisnya sulit dijangkau.
Baca juga: PLN Nyalakan Listrik di TTS, Warga Desa Fatu'ulan Nikmati Listrik Setelah 52 Tahun
Di Halmahera Selatan, Maluku Utara, tepatnya di Desa Gane Dalam masyarakatnya masih mengandalkan genset untuk memasok daya karena pasokan listrik dari PLN belum mengalir di sana.
Perangkat genset berbahan bakar solar ini mengalirkan listrik ke rumah-rumah warga untuk berbagai macam keperluan seperti penerangan, pengisian daya handphone hingga penanak nasi.
Selain dari dana desa, pengadaan genset di Desa Gane Dalam juga berasal dari kegiatan CSC perusahaan yang beroperasi di sekitar sana. Di antaranya dari PT Gelora Mandiri Membangun (GMM).
“Perusahaan mengirimkan bantuan genset beberapa waktu yang lalu. Genset dikirim untuk warga desa,” ujar Zainulfuad, seorang tokoh masyarakat di Gane Dalam.
Daya beli masyarakat dan ketersediaan infrastruktur adalah dua tantangan besar yang mempengaruhi capaian rasio elektrifikasi di Indonesia. Akses infrastruktur merupakan kendala terbesar untuk mengalirkan desa-desa terpencil dan daerah yang kondisi geografisnya sulit dijangkau.
Baca juga: PLN Nyalakan Listrik di TTS, Warga Desa Fatu'ulan Nikmati Listrik Setelah 52 Tahun
Di Halmahera Selatan, Maluku Utara, tepatnya di Desa Gane Dalam masyarakatnya masih mengandalkan genset untuk memasok daya karena pasokan listrik dari PLN belum mengalir di sana.
Perangkat genset berbahan bakar solar ini mengalirkan listrik ke rumah-rumah warga untuk berbagai macam keperluan seperti penerangan, pengisian daya handphone hingga penanak nasi.
Selain dari dana desa, pengadaan genset di Desa Gane Dalam juga berasal dari kegiatan CSC perusahaan yang beroperasi di sekitar sana. Di antaranya dari PT Gelora Mandiri Membangun (GMM).
“Perusahaan mengirimkan bantuan genset beberapa waktu yang lalu. Genset dikirim untuk warga desa,” ujar Zainulfuad, seorang tokoh masyarakat di Gane Dalam.
Lihat Juga :