Pembunuhan Bos Roti Jadi Awal Pengungkapan Praktik Klinik Aborsi di Senen

Selasa, 18 Agustus 2020 - 16:32 WIB
loading...
Pembunuhan Bos Roti...
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus.Foto/SINDOnews/Dok
A A A
JAKARTA - Polda Metro Jaya menyatakan terbongkar praktik aborsi di Klinik dr.SWS Jalan Raden Saleh, Senen, Jakarta Pusat, merupakan pengembangan dari kasus pembunuhan bos roti asal Taiwan, Hsu Ming-Hu di Bekasi beberapa waktu lalu. Tersangka S diketahui melakukan penguguran janin di klinik tersebut.

"Kasus ini berawal dari informasi yang kita dapatkan dan kita ungkap dari kasus pembunuhan WN Taiwan. Tersangka S ini menggugurkan kandungannya di klinik tersebut," ungkap Kabid Bumas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus pada wartawan, Selasa (18/8/2020).

Menurutnya, S selaku otak pembunuhan bos roti, Hsu Ming-Hu itu diberikan uang sekitar Rp15 juta oleh korban guna menggugurkan kandungan. S lantas mengugurkan kandungannya itu di sebuah klinik di kawasan Jakarta Pusat, polisi lantas melakukan penyelidikan dan berhasil membongkar praktik aborsi ilegal serta mengamankan 17 orang tersangka. (Baca: 51 Adegan Diperagakan pada Rekonstruksi Pembunuhan Bos Roti di Bekasi)

Sementara itu, Direskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Tubagus Ade Hidayat menambahkan, dalam kasus ini tersangka S bisa dikenakan pasal baru karena S kedapatan menggugurkan kandungannya secara ilegal. Adapun polisi juga masih mendalami lebih lanjut tentang klinik tersebut mengingat klinik itu memiliki izin resmi dan praktik aborsi itu dilakukan secara diam-diam.

"Terhadap S bisa dikenakan pasal pengguguran aborsi. Pertama dikenakan pasal yang dilakukan 340 ke WNA dan didapatkan data seperti ini kepada yang bersangkutan dapat dikenakan ke pasal aborsi ke yang bersangkutan," ucapnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sekjen DPP Propindo...
Sekjen DPP Propindo Dukung Kortas Tipikor-Polda Metro Usut Tiga Kasus Korupsi
Viral Foto Keluarga...
Viral Foto Keluarga Jampidsus Disita Penyidik saat Penggeledahan di Sentul, Ini Kata Polri
PB PMII Dukung Polri...
PB PMII Dukung Polri Usut Tuntas 3 Kasus Besar KorupsiĀ 
Rekomendasi
Riset Terbaru Novo Nordisk:...
Riset Terbaru Novo Nordisk: Wegovy Dosis Tinggi Efektif Pangkas Berat Badan
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
Martin Wiguna Hadirkan...
Martin Wiguna Hadirkan Kisah Friendzone yang Berujung Penyesalan di Gila Karena Cinta
Berita Terkini
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
LRT Jakarta Fase 1B...
LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Tersambung 100 Persen, Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026
Gubernur Riau Nonaktif...
Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Dituntut 8,5 Tahun Penjara dalam Kasus Pemerasan PUPR
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved