Sulit Pastikan Motif Pembunuhan Mayat Dalam Koper, Polisi: Pelaku Banyak Berbohong

Jum'at, 03 Mei 2024 - 10:08 WIB
loading...
Sulit Pastikan Motif...
Tersangka Ahmad Arif Ridwan Nuwloh (AARN) kerap berbohong selama pemeriksaan oleh penyidik. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Tersangka Ahmad Arif Ridwan Nuwloh (AARN) kerap berbohong selama pemeriksaan sehingga penyidik sulit memastikan motif sebenarnya kasus pembunuhan RM, wanita di dalam koper di Cikarang Barat.

"Sementara masih kami dalamin dulu ya. Masih diperiksa dulu. Si pelaku banyak berbohong," ujar Kapolsek Cikarang Barat, Kompol Gurnald Patiran, Jumat (3/5/2024).

Hasil pendalaman sementara, ada beberapa dugaan motif yang paling kuat di kasus pembunuhan tersebut, salah satunya ekonomi. Dugaan sementara motif itu dikarenakan tersangka mencuri uang perusahaan yang dibawa korban senilai Rp43 juta.

Baca juga: Pembunuh Wanita Dalam Koper di Cikarang Tak Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana, Ini Alasan Polisi

Tersangka diduga membutuhkan uang untuk menggelar resepsi pernikahan yang rencananya digelar dalam waktu dekat. "Tersangka disebut sudah melangsungkan prosesi akad pernikahan pada 17 Maret. Tetapi, Ahmad Arif Ridwan Nuwloh baru akan melaksanakan resepsi 5 Mei," sebutnya.

Kemudian, ada juga dugaan motif sakit hati. Sebab, berdasarkan pengakuan tersangka, mereka sempat cekcok. Namun, tak disampaikan secara rinci pemicunya. "Jadi di sini ada beberapa motif, motif keuangan. Masalah ekonomi. Kemudian motif asmara dan juga di situ juga ada motif sakit hati," kata Gurnald.

Seperti diketahui, jasad Rini Mariany ditemukan di dalam koper di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Kamis, 25 April. Polisi menyelidiki kasus itu hingga akhinya menangkap Ahmad Arif Ridwan Nuwloh di Palembang, pada 1 Mei 2024.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Rekomendasi
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Ronaldo Mandul, Portugal...
Ronaldo Mandul, Portugal Ditahan Imbang RD Kongo di Laga Perdana Piala Dunia 2026
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
Kim Jong-un Masuk dalam...
Kim Jong-un Masuk dalam Daftar Pembunuhan Situs Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved