Kemasan Guna Ulang Perlu Digalakkan untuk Kurangi Timbulan Sampah Plastik
Kamis, 02 Mei 2024 - 21:16 WIB
loading...
Penggunaan galon guna ulang diperkirakan dapat mengurangi timbulan sampah plastik di tempat pembuangan akhir hingga 316 ton per tahun. Foto: Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Di tengah kritik tanggung jawab produsen terhadap timbulan sampah plastik , Danone Aqua kembali tegaskan komitmennya untuk terus menggunakan galon guna ulang sebagai upaya membantu mengurangi sampah plastik.
Penggunaan galon guna ulang diperkirakan dapat mengurangi timbulan sampah plastik di tempat pembuangan akhir hingga 316 ton per tahun. Dilansir dari data National Plastic Action Partnership, volume sampah plastik tumbuh sebesar 5% setiap tahunnya.
Menurut data BPOM, galon guna ulang digunakan oleh 96,4% industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), yang berarti pengguna galon sekali pakai hanya sekitar 3,6%. Penggunaan galon guna ulang di industri AMDK merupakan praktik penggunaan kemasan guna ulang terbesar di dunia. Tidak ada penggunaan kembali kemasan pangan di negara mana pun semasif kemasan galon guna ulang di Indonesia.
Baca juga: Urgensi Mengelola Sampah Plastik
Asosiasi Perusahaan Air Kemasan Indonesia (Aspadin) mencatat tingkat konsumsi AMDK galon diperkirakan sebesar 20 miliar liter per tahun. Terkait potensi timbunan sampah akibat penggunaan galon sekali pakai, jika satu galon berisi 20 liter, maka akan ada 1 miliar galon sekali pakai yang terbuang. Dan jika dikalikan berat kemasan kosong AMDK galon seberat 799 gram, maka akan ada tambahan 70 ribu ton sampah plastik per tahun dari galon sekali pakai.
Penggunaan galon guna ulang diperkirakan dapat mengurangi timbulan sampah plastik di tempat pembuangan akhir hingga 316 ton per tahun. Dilansir dari data National Plastic Action Partnership, volume sampah plastik tumbuh sebesar 5% setiap tahunnya.
Menurut data BPOM, galon guna ulang digunakan oleh 96,4% industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), yang berarti pengguna galon sekali pakai hanya sekitar 3,6%. Penggunaan galon guna ulang di industri AMDK merupakan praktik penggunaan kemasan guna ulang terbesar di dunia. Tidak ada penggunaan kembali kemasan pangan di negara mana pun semasif kemasan galon guna ulang di Indonesia.
Baca juga: Urgensi Mengelola Sampah Plastik
Asosiasi Perusahaan Air Kemasan Indonesia (Aspadin) mencatat tingkat konsumsi AMDK galon diperkirakan sebesar 20 miliar liter per tahun. Terkait potensi timbunan sampah akibat penggunaan galon sekali pakai, jika satu galon berisi 20 liter, maka akan ada 1 miliar galon sekali pakai yang terbuang. Dan jika dikalikan berat kemasan kosong AMDK galon seberat 799 gram, maka akan ada tambahan 70 ribu ton sampah plastik per tahun dari galon sekali pakai.
Lihat Juga :