Gelar Private Party di Bali, 4 Bule dan Pengelola Vila Hanya Ditegur

Selasa, 14 April 2020 - 19:39 WIB
loading...
Gelar Private Party...
Polres Badung, Bali hanya memberi peringatan keras kepada pengelola Villa Ombak Luxury Residence serta empat orang WNA penghuni vila Nomor C 12B tempat berlangsungnya private party yang menghebohkan dunia maya. Foto Ist
A A A
BADUNG - Polres Badung, Bali hanya memberi peringatan keras kepada pengelola Villa Ombak Luxury Residence serta empat orang WNA penghuni vila Nomor C 12B tempat berlangsungnya private party yang menghebohkan dunia maya. Padahal di tengah ancaman pandemi virus Corona (Covid-19) pemerintah sesungguhnya terus menggencarkan penerapan social distancing dan physical distancing sebagai upaya mencegah penyebaran virus Covid-19.

Selain itu Pemerintah Kabupaten Badung juga telah mengeluarkan edaran tentang penutupan sementara obyek-obyek wisata termasuk di dalamnya kegiatan-kegiatan yang mengundang keramaian atau berkumpulnya massa.

Aturan itu terbit sejak 31 Maret hingga 21 April 2020 sebagai salah satu upaya mencegah penyebaran pandemi Corona. Sayangnya imbauan ini justru tak dihiraukan sekelompok WNA sehingga menuai kecaman masyarakat.

Sebelumnya video party atau pesta ulang tahun berdurasi sekitar 1,5 menit yang digelar puluhan wisatawan asing di Villa Ombak Luxury Residence, Desa Cemagi, Mengwi, Badung, Bali beredar luas di media sosial.

Sehingga aparat kepolisian dari Reskrim Polres Badung bersama Polsek Mengwi menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan termasuk meminta keterangan empat WNA yang menghuni villa nomor C 12B. Tak hanya meminta keterangan keempat penghuni villa aparat juga memeriksa kelengkapan administrasi terutama visa keempatnya.

Pasca-penyelidikan tersebut Kapolres Badung AKBP Roby Setiadi membenarkan bahwa acara private party digelar untuk merayakan ulang tahun ke-21 Mahmoud Gamal Mahrous Attiya pria berkewarganegaraan Mesir.

"Semula tamu yang diundang hanya beberapa orang saja namun pesta berubah ramai karena rekan yang diundang kembali mengajak teman lainnya sehingga ada sekitar 40 orang yang diduga menghadiri private party tersebut," kata dia.

Namun terkait kelanjutan penyidikan kasus yang ramai di dunia maya tersebut Roby Setiadi menyatakan aparat tak bisa menjerat secara hukum pihak pengelola villa maupun keempat WNA, sebab tak ada dasar hukumnya.

Saat dimintai keterangan pengelola vila maupun keempat WNA hanya mendapat peringatan keras dan keduanya berjanji tak lagi mengulang perbuatannya. Kedua pihak juga diingatkan agar senantiasa mengikuti imbauan pemerintah RI berkaitan dengan penerapan social distancing dan physical distancing.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Erupsi Gunung Dukono,...
Erupsi Gunung Dukono, BNPB Sebut 2 WNA Masih dalam Pencarian
WNA Inggris Buronan...
WNA Inggris Buronan Interpol Ditangkap di Bali
Kasus Uang Palsu Black...
Kasus Uang Palsu Black Dolar, 2 WNA Liberia Ditangkap di Jakarta Barat
Imigrasi Jakpus Tangkap...
Imigrasi Jakpus Tangkap WNA Pakistan Pembuat Paspor dan Cap Palsu
Imigrasi Bogor Tangkap...
Imigrasi Bogor Tangkap 13 WNA Asal Jepang Pelaku Penipuan Online
Warga Negara Amerika...
Warga Negara Amerika Pelaku Pembunuhan dalam Koper Dideportasi
Geledah Ruangan Silmy...
Geledah Ruangan Silmy Karim, KPK Sita Uang Puluhan Juta
KPK: Silmy Karim Kantongi...
KPK: Silmy Karim Kantongi Rp100 Juta per Pekan dari Pemerasan Izin Tinggal WNA
OTT di Imigrasi Jakbar...
OTT di Imigrasi Jakbar Terkait Pengurusan Izin Tinggal WNA
Rekomendasi
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Data Jagokan Meksiko...
Data Jagokan Meksiko Menang Atas Afsel dengan 66,3 Persen
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Berita Terkini
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved