1 Korban Tewas Kecelakaan Bus Rosalia Indah Ternyata Guru Ngaji

Sabtu, 13 April 2024 - 19:03 WIB
loading...
1 Korban Tewas Kecelakaan...
Koordinator Rumah Tangga DKM Darul Falah, Rasyid menunjukkan foto semasa hidup Mohammad Mahsun (46). Foto/Jonathan Simanjuntak
A A A
BEKASI - Kecelakaan maut Bus PO Rosalia Indah di Km 370 Tol Batang - Semarang menewaskan tujuh orang pada Kamis (11/4/2024). Mohammad Mahsun (46), warga Kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi adalah salah satu korban tewas kecelakaan tersebut.

Mahsun merupakan sosok yang dikenal sebagai iman rawatib sekaligus pengajar ngaji. Kabar meninggalnya Mahsun juga menjadi duka bagi tetangga-tetangga lingkungan tempat tinggalnya.

"Kami saat itu (mendapatkan kabar) syok semua, hampir seperti enggak percaya karena setiap hari kita ketemu," kata Koordinator Rumah Tangga DKM Darul Falah, Rasyid, Sabtu (13/4/2024).

Baca juga: Kecelakaan Maut Bus Rosalia Indah, Sopir Bus Ditetapkan Jadi Tersangka



Rasyid mengatakan Mahsun sehari-hari memang beraktivitas di masjid lingkungannya tinggal. Mahsud bahkan telah membaktikan dirinya kepada masjid itu lebih dari 20 tahun.

"Beliau amanah dan selalu menjadi toleran, karena bacaan Al-Qur’an ya cukup banyak dan kita belajar jadi bisa menghafal sedikit," ungkap dia.

Bukan hanya membaktikan diri di masjid, Mahsun juga kerap membantu warga-warga sekitarnya. Bahkan Mahsun juga kerap menjadi pengajar mengaji bagi orang tua.

"Setahu saya ada beberapa bapak-bapak (diajarkan mengaji) tapi sifatnya privat," tutur dia.

Dalam kecelakaan itu, Mahsun sedianya akan bertolak ke kampung halamannya di daerah Jombang, Jawa Timur. Mahsun juga hendak menyusul istrinya yang memang selalu pulang satu minggu lebih awal.

"Satu minggu sebelumnya istrinya pulang duluan, setiap tahun begitu," ungkap dia.

Rasyid meyakini meninggalnya Mahsun bukan hanya menjadi duka yang mendalami bagi keluarganya. Ia mengaku tetangga lingkungannya tinggal juga merasakan hal yang sama. Apalagi, Mahsun juga dipandang sebagai sosok panutan.

"Kita kehilangan sekali dan kami masih mencari pengganti beliau, buat kami agak susah karena kami sudah satu hati, buat kami itu menjadi panutan," tutupnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rakernis Dokkes Polri,...
Rakernis Dokkes Polri, Jasa Raharja Perkuat Sinergi Penanganan Korban Kecelakaan Lalin
Kemenag Siapkan Beasiswa...
Kemenag Siapkan Beasiswa Sarjana PJJ untuk Guru Ngaji
IDENTITAS TERUNGKAP!...
IDENTITAS TERUNGKAP! Nur Ainia, Kru Media Jadi Korban Kecelakaan Maut Bekasi
Rekomendasi
Miss Indonesia 2026...
Miss Indonesia 2026 Sambangi Yogyakarta, Cari Perempuan Berbakat dengan Kepedulian Sosial Tinggi
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Haiti vs Skotlandia,...
Haiti vs Skotlandia, John McGinn Bawa Dark Blues unggul di Babak Pertama
Berita Terkini
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
CCTV Bundaran HI Dituding...
CCTV Bundaran HI Dituding Mati saat Demo Mahasiswa, Diskominfotik DKI Jakarta Buka Suara
Sudirman Said: Kepemimpinan...
Sudirman Said: Kepemimpinan Berkelanjutan Lahir dari Sistem yang Kuat
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Infografis
Korban Tewas Kebakaran...
Korban Tewas Kebakaran Los Angeles Menjadi 24 Orang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved