Resmi Berlakukan One Way, Masyarakat Diimbau Tak Euforia dan Perhatikan Kecepatan
Sabtu, 06 April 2024 - 00:05 WIB
loading...
Korlantas Polri resmi berlakukan skema rekayasa lalu lintas berupa satu arah atau one way di Km 72 Tol Cikampek Utama sampai KM 414 Tol Kalikangkung, Semarang. Foto/Dimas Choirul/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Korlantas Polri resmi memberlakukan skema rekayasa lalu lintas berupa satu arah atau one way di Km 72 Tol Cikampek Utama sampai Km 414 Tol Kalikangkung, Semarang. Kepada para pengendara diminta tetap memperhatikan kecepatan.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan membuka langsung skema one way tersebut. Pelaksanaan skema one way diundur dari jadwal yang sudah direncanakan pada pukul 14.00 WIB, namun karena traffic counting arus volume kendaraan masih berada di bawah batas ambang minimal sehingga diundur hinggal pukul 21.45 WIB.
"Jadi sebetulnya kita sudah mendiskusikan bahwa rencana jam 2 (siang) karena arus lalu lintasnya masih lancar, kemudian per jamnya masih di bawah ambang batas. Kemudian jam 4, 5, sampai 6 (sore) tadi ada peningkatan," kata Kakorlantas Polri, Jumat (5/4/2024).
Baca juga: Jadwal Contra Flow, Ganjil-Genap dan One Way Mudik Lebaran 2024
Selain itu, Aan mengungkapkan alasan pihaknya menerapkan one way, mengingat beban jalur Cipali sudah terlalu berat sehingga perlu diberikan pelonggaran agar jalannya kendaraan bisa lancar.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan membuka langsung skema one way tersebut. Pelaksanaan skema one way diundur dari jadwal yang sudah direncanakan pada pukul 14.00 WIB, namun karena traffic counting arus volume kendaraan masih berada di bawah batas ambang minimal sehingga diundur hinggal pukul 21.45 WIB.
"Jadi sebetulnya kita sudah mendiskusikan bahwa rencana jam 2 (siang) karena arus lalu lintasnya masih lancar, kemudian per jamnya masih di bawah ambang batas. Kemudian jam 4, 5, sampai 6 (sore) tadi ada peningkatan," kata Kakorlantas Polri, Jumat (5/4/2024).
Baca juga: Jadwal Contra Flow, Ganjil-Genap dan One Way Mudik Lebaran 2024
Selain itu, Aan mengungkapkan alasan pihaknya menerapkan one way, mengingat beban jalur Cipali sudah terlalu berat sehingga perlu diberikan pelonggaran agar jalannya kendaraan bisa lancar.
Lihat Juga :