Cara Sunan Giri Sebarkan Islam di Masyarakat Hindu Buddha Lewat Lagu dan Permainan

Jum'at, 05 April 2024 - 06:03 WIB
loading...
Cara Sunan Giri Sebarkan...
Kisah Sunan Giri sebarkan Islam lewat lagu dan permainan. Foto/Istimewa/Laduni
A A A
Sunan Giri salah satu tokoh penyebar agama Islam di Pulau Jawa. Ketokohan Sunan Giri dalam menyebarkan agama Islam bahkan terkenal tak hanya di Pulau Jawa, tapi juga di luar pulau. Pria bernama asli Raden Paku ini juga terkenal kemasyhurannya karena tembang atau lagu-lagunya.

Sosoknya merupakan putra dari Maulana Ishak seorang yang berasal dari Blambangan, Banyuwangi. Sunan Giri ditugaskan oleh Sunan Ampel untuk menyebarkan agama Islam di daerah Blambangan, yang berada di ujung timur Pulau Jawa.

Konon saat itu pengaruh agama Hindu dan Buddha di wilayah Blambangan masih cukup kuat.

Baca Juga: Karamah Habib Sholeh Tanggul: Bisa Pindahkan Anus Anak Raja

Dikutip dari "Sekitar Wali Sanga" tulisan Solichin Salam, Sunan Giri muda memang sempat berguru ke Sunan Ampel, bersama putra Sunan Ampel yang bernama Maulana Makhdum Ibrahim, keduanya menjadi satu perguruan dengan gemblengan Sunan Ampel langsung.

Bahkan Sunan Giri pernah bersama-sama hendak berangkat haji dengan Maulana Makhdum Ibrahim sekaligus memperdalam ilmu agama. Tetapi keduanya sempat singgah di Pasai, Aceh untuk menuntut ilmu di ulama-ulama di sana.

Di Pasai inilah, Raden Paku atau Sunan Giri belajar ilmu agama dari sejumlah ulama hingga akhirnya gurunya di Pasai memberinya gelar "Ainul Yaqin".

Baca Juga: Kisah Hidup Gajah Mada: Pemberontakan Sadeng Pembuka Jalan Jadi Pejabat Majapahit

Setelah berguru ke wilayah Pasai, Aceh, Sunan Giri kembali ke Pulau Jawa. Ia kemudian mengadakan tempat berkumpul pondok pesantren di Giri. Dimana mayoritas murid-muridnya berasal dari orang-orang kecil dan golongan sudra jika di agama Hindu.

Selain menyebarkan agama Islam di Pulau Jawa, Raden Paku juga mencoba mengembangkan misi menyebarkan agama Islam di luar Pulau Jawa. Dia mengirimkan utusan keluar Jawa yang terdiri dari pelajar, saudagar, hingga nelayan.

Beberapa pulau di sekitar Jawa seperti Pulau Bawean, Pulau Kangean, bahkan sampai Pulau Ternate dan Haruku di Kepulauan Maluku, jadi tujuan misi pengembangan ajaran Islam Sunan Giri.

Guna menarik simpati masyarakat untuk memeluk islam, Sunan Giri banyak menciptakan tembang atau lagu - lagu sebagai media dakwahnya. Gending Asmaradana dan Pucung menjadi dua di antara beberapa tembang yang diciptakannya.

Sosoknya yang terkenal sebagai pendidik ulung begitu disukai para anak-anak. Pasalnya Sunan Giri juga menciptakan beberapa permainan yang bernuansa agama Islam, seperti Jelungan, Jamuran, Gendi Gerit, hingga Cublak-cublek Suweng.

Beberapa permainan yang diciptakannya memiliki filosofi dan makna yang dalam mendidik anak. Selain itu Sunan Giri mengajarkan bagaimana pentingnya berpegangan kepada agama yang berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa saja

Sosoknya juga menjadi hal penting saat Kerajaan Demak berkuasa. Pengaruh Sunan Giri begitu terasa di struktur pemerintahan Kerajaan Demak sehingga sesuatu persoalan yang penting senantiasa menantikan sikap dan keputusan yang diambil oleh Sunan Giri.

Sosoknya menjadi begitu dihormati bahkan oleh sesama Wali Songo sendiri.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Cegah Gesekan Antarumat...
Cegah Gesekan Antarumat Beragama, Penyuluh Agama Kini Dibekali Aturan KUHP Baru
Higgs Games Island Jadi...
Higgs Games Island Jadi Hiburan Harian, Domino Jadi Permainan Favorit
Rekomendasi
Jeda Hidrasi Piala Dunia...
Jeda Hidrasi Piala Dunia 2026: Demi Pemain atau Senjata Rahasia Pelatih?
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Berita Terkini
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Toni, Badri, dan Saiful...
Toni, Badri, dan Saiful Hakim Dilaporkan Kader PPP ke Polda Metro atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Muktamar
Banyuwangi Kota Pembuka...
Banyuwangi Kota Pembuka Satu Indonesia Awards 2026, Bupati: SDM Kunci Kemajuan Daerah
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
71 Kali Gempa Susulan...
71 Kali Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Passing Grade Terbaik...
Passing Grade Terbaik se-Kediri, Mas Dhito Antar Siswa Boarding School Masuk PT
Infografis
Daftar Pemain dan Jadwal...
Daftar Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved